
Text
4033- Penentuan Subfraksi Antibakteri Teraktif dari Kulit Batang Trengguli (Cassia fistula L.) Terhadap Shigella dysenteriae Isolat Klinis Secara In Vitro (Sheila Frizqia Jelita; Dr.rer.nat. Anis Y.C., M.Si.; Dr. Tiana Milanda, M.Si)
Ekstrak etanol kulit batang trengguli (Cassia fistula L.) merupakan alternatif bahan alam diketahui memiliki aktivitas antibakteri terhadap bakteri ...
-
Code CallNo Lokasi Ketersediaan FFUP20200040 4033 Tersedia -
Perpustakaan Fakultas FarmasiJudul Seri -No. Panggil 4033Penerbit Fakultas Farmasi Universitas Padjadjaran : Jatinangor., 2020 Deskripsi Fisik -Bahasa IndonesiaISBN/ISSN -Klasifikasi 4033Tipe Isi -Tipe Media -Tipe Pembawa -Edisi -Subyek -Info Detil Spesifik -Pernyataan Tanggungjawab - -
Ekstrak etanol kulit batang trengguli (Cassia fistula L.) merupakan alternatif bahan alam diketahui memiliki aktivitas antibakteri terhadap bakteri Gram positif maupun Gram negatif, salah satunya Shigella dysenteriae. Disentri adalah salah satu jenis infeksi akut pada usus yang disebabkan oleh S. dysenteriaedan kerap terjadi pada negara berkembang dengan tingkat kependudukan yang tinggi seperti Indonesia. Kasus resistensi S. dysenteriae terhadap beberapa antibiotik sudah banyak ditemukan sehingga perlu dikembangkan dan diteliti pengobatan alternatif dengan bahan dasar bahan alam sebagai penghambat pertumbuhan bakteri S. dysenteriae dengan harapan agar pengobatan lebih efektif, efisien, dan aman. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meneliti lebih lanjut aktivitas antibakteri fraksi dan subfraksi kulit batang trengguli. Penelitian ini menggunakan metode kromatografi dipandu dengan uji aktivitas antibakteri, uji KHTM dan KBM, serta uji banding terhadap bakteri S. dysenteriae isolat klinis. Berdasarkan hasil penelitian, fraksi etil asetat (CfII) dan fraksi air (CfIII) kulit batang trengguli menunjukkan aktivitas antibakteri terhadap S. dysenteriaeisolat klinis sedangkan fraksi n-heksana kulit batang trengguli tidak menunjukkan aktivitas antibakteri terhadap S. dysenteriaeisolat klinis.Subfraksi Cf-IIB menunjukkan aktivitas antibakteri teraktif terhadap S. dysenteriaeisolat klinisdiikuti subfraksi Cf-IIC dan Cf-IID. Subfraksi Cf-IIA tidak menunjukan aktivitas antibakteri terhadap S. dysenteriaeisolat klinis.Nilai KHTM dari Cf-IIB adalah 0,625% (b/v) dengan nilai KBM sebesar 1,25% (b/v). Uji banding dilakukan dengan pembanding kloramfenikol dan diperoleh nilai banding sebesar 2872,576 : 1. Golongan senyawa yang diduga bertanggung jawab terhadap aktivitas antibakteri tersebut adalah flavonoid, polifenol, kuinon, tanin, monoterpenoid dan seskuiterpenoid.
Kata kunci:Cassia fistula, Trengguli, Sub fraksi, Shigella dysentriae,
Kloramfenikol
-
Tidak tersedia versi lain
-
Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.
//






