
Text
4011- Formulasi dan Evaluasi Sediaan Serum Vitamin C Yang Dikombinasikan Dengan α Mangostin dan / atau Spirulina sp Sebagai Antiaging Pada Kulit (Alodia Rosalina; Soraya Ratnawulan Mita, M.Si; Sriwidodo, M.Si; M. Rizki Pamula H., M.Farm)
Radikal bebas merupakan faktor utama yang mempengaruhi atau mempercepat proses terjadinya penuaan kulit yang meliputi penebalan pada kulit, kaku, ...
-
Code CallNo Lokasi Ketersediaan FFUP20200018 4011 Tersedia -
Perpustakaan Fakultas FarmasiJudul Seri -No. Panggil 4011Penerbit Fakultas Farmasi Universitas Padjadjaran : Jatinangor., 2019 Deskripsi Fisik -Bahasa IndonesiaISBN/ISSN -Klasifikasi 4011Tipe Isi -Tipe Media -Tipe Pembawa -Edisi -Subyek -Info Detil Spesifik -Pernyataan Tanggungjawab - -
Radikal bebas merupakan faktor utama yang mempengaruhi atau mempercepat proses terjadinya penuaan kulit yang meliputi penebalan pada kulit, kaku, tidak elastis, keriput, kering serta timbulnya bercak kehitaman atau kecoklatan (hiperpigmentasi). Pada penelitian ini dilakukan pengembangan sediaan kosmetik yang mengandung alfa mangostin sebagai antioksidan dan Spirulina sp. sebagai sumber kolagen. Tujuan penelitian ini adalah memformulasi dan mengevaluasi serta melihat efektivitas dari sediaan serum yang mengandung alfa mangostin, Spirulina sp., dan Vitamin C sebagai antiaging. Metode yang dilakukan pada penelitian ini meliputi penentuan nilai SPF menggunakan spektrofotometri UV-Vis, formulasi dan evaluasi sediaan serum, uji stabilitas serum, uji iritasi dan uji efektivitas antiaging pada kulit sukarelawan yang meliputi kadar air, kadar minyak dan keriput pada kulit menggunakan skin analyzer dan mikroskop digital. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sediaan serum yang dibuat stabil pada penyimpanan selama 28 hari dari segi pH, homogenitas, viskositas, tetapi kurang stabil dari segi organoleptis. Nilai pH yang didapat yaitu berkisar antara 4,5-6,5, sedangkan nilai viskositas yang didapat berkisar antara 4000-4400 cps. Sediaan formula 1 (F1), formula 2 (F2), dan formula 3 (F3) memberikan peningkatan nilai kadar air berturut-turut sebesar 14,42; 5,63; dan 18,17%, sedangkan untuk formula 4 (F4) menunjukkan peningkatan sebesar 13,75% pada hari ke-14 namun mengalami penurunan setelah hari ke-28 sehingga peningkatan kadar air hanya sebesar 1,185%. Untuk kadar minyak mengalami peningkatan pada F1, F2, F3 dan F4 berturut-turut sebesar 6,41%; 2,12%; 8,36% dan 0,215%. Dari hasil analisis statistic dengan Independent-Sample T Test menunjukkan bahwa peningkatan kadar air dan minyak pada kulit yang diaplikasikan F1 berbeda sangat signifikan dengan blanko, F3 berbeda signifikan dengan blanko, sedangkan F2 dan F4 tidak berbeda signifikan dengan blanko. Pengujian nilai SPF menunjukkan bahwa sediaan F1, F3 dan F4 memberikan proteksi ultra dengan nilai SPF > 15, sedangkan F2 menunjukkan proteksi maksimal dengan nilai SPF pada rentang 8-15. Hasil pengamatan keriput menunjukkan terjadinya pengurangan jumlah keriput pada kulit. Dari hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa formula F1, F2, F3 dan F4 dapat memberikan efek sebagai antiaging pada kulit.
Kata Kunci : Alfa Mangostin, Spirulina sp., Vitamin C, Serum, Antiaging
-
Tidak tersedia versi lain
-
Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.
//






