Detail Cantuman

No image available for this title

Text  

T195- Kualitas dan Keamanan Ekstrak Etanol Bawang Hitam (Ellen Stephanie Rumaseuw; Dr. Yoppi Iskandar, M.Si; Dr. Eli Halimah,MS., Apt.)


Negara Indonesia memiliki keberanekaragaman hayati jenis tanaman yang tersebar di seluruh wilayah. Bawang putih merupakan tanaman yang digunakan ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    FFUP20190415T195Tersedia
  • Perpustakaan
    Fakultas Farmasi
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    T195
    Penerbit Fakultas Farmasi Universitas Padjadjaran : Jatinangor.,
    Deskripsi Fisik
    -
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    T195
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    -
    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Negara Indonesia memiliki keberanekaragaman hayati jenis tanaman yang tersebar di seluruh wilayah. Bawang putih merupakan tanaman yang digunakan secara turun temurun (empiris) oleh nenek moyang sebagai tanaman yang berguna untuk penyakit hiperkolesterolemia. Bawang hitam merupakan produk olahan bawang putih yang telah melalui proses pemanasan optimal pada suhu 70oC selama 21 hari. Bawang hitam dapat menjadi herbal terstandar bila telah melalui uji kualitas dan keamanan. Tujuan penelitian ini yaitu mengetahui parameter standar umum dan keamanan ekstrak etanol bawang hitam. Uji standardisasi dapat diketahui dengan cara mengukur beberapa parameter standar umum ekstrak indonesia. Uji keamanan dengan cara uji toksisitas akut dengan 5 kelompok perlakuan yaitu Kontrol Negatif, Kelompok I (5 mg/kg BB), Kelompok II (50 mg/kg BB), Kelompok III (300 mg/kg BB), Kelompok IV (2000 mg/kg BB) dan uji toksisitas subkonis selama 28 hari dengan 5 kelompok perlakuan yaitu Kontrol Negatif, Kelompok I (1000 mg/kg BB), Kelompok II (2000 mg/kg BB), Kelompok III Satelit (2000 mg/kg BB) dan kelompok Satelit Kontrol Negatif. Semua data dianalisis menggunakan program SPSS versi 20.0. Penelitian yang diperoleh menyatakan bahwa parameter standar bawang hitam memenuhi parameter standar umum tumbuhan Indonesia. Pemberian ektrak etanol bawang hitam menimbulkan gejala-gejala toksik ringan selama pengamatan pada uji toksisitas akut dan memperoleh nilai LD50 > 2000 mg/kg BB yang termasuk pada kategori 4 pada OECD Guidelines for The Testing of Chemicals Pemberian ekstrak etanol bawang hitam pada uji toksisitas subkronis tidak berpengaruh signifikan pada peningkatan bobot badan, parameter hematologi, biokimia darah, indeks organ hati dan hasil histopatologi organ hati pada tikus jantan dan betina yang menunjukkan kerusakan minor pada jaringan.
    Kata kunci: bawang hitam, kualitas, dan keamanan
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi