Detail Cantuman

No image available for this title

Text  

T192- Isolasi Senyawa Golongan Alkaloid dari Ekstrak Daun Pepaya (Carica papaya L.) (Mega Dwi Tari; Dr. Yasmiwar Susilawati, M.Si; Ami Tjitraresmi, M.Si)


Asupan serat menjadi semakin diutamakan dalam membuat formula suplemen pangan karena peranannya dalammeningkatkan fungsi saluran cerna dan menjaga ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    FFUP20190356T192Tersedia
  • Perpustakaan
    Fakultas Farmasi
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    T192
    Penerbit Fakultas Farmasi Universitas Padjadjaran : Jatinangor.,
    Deskripsi Fisik
    -
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    T192
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    -
    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Asupan serat menjadi semakin diutamakan dalam membuat formula suplemen pangan karena peranannya dalammeningkatkan fungsi saluran cerna dan menjaga kesehatan tubuh. Terdapat banyak sumber serat pangan salah satunya berasal dari sayur-sayuran termasuk didalamnya residu ekstraksi air seledri (Apium graviolens L.). Pemanfaatan serat pangan dari residu ektraksi (air) seledri sebagai bahan substitusi makanan kesehatan selama ini belum banyak terungkap. Untuk itu, telah dilakukan pengujian lebih lanjut tentang aktvitas antihiperlipidemia serat dari seledri dan dibuat sediaan suplemen kesehatan dalam bentuk granul instan. Langkah awal pengujian yaitu dengan melakukan ektraksi terhadap serat pangan total, serat pangan larut dan serat pangan tidak larut dari residu ekstraksi (air) seledri. Kemudian dilakukan pengujian aktivitas antihiperlipidemia secara in-vivo dan hasil terbaik dikembangkan dalam bentuk sediaan granul instan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa residu ekstraksi air seledri memiliki kandungan serat pangan yang tinggi yaitu 71,55%. Serat total, serat tidak larut dan serat larut dari residu ekstraksi (air) seledri dengan dosis 1,8 g/kg BB memiliki aktivitas antihiperlipidemia secara bermakna (p>0,05) pada kadar kolesterol total, kadar trigliserida, kadar LDL-kolesterol dan peningkatan kadar HDL-kolesterol. Hasil terbaik ditunjukkan pada pemberian serat larut.Hasil evaluasi fisik dan hasil uji kesukaan, menunjukkan bahwa granul instan terbaik adalah formula 4 pada konsentrasi maltodekstrin sebesar 20% dengan laju alir 17,47±0,69 gram/detik, sudut istirahat 25,52±0,93º, kecepatan terdispersi 0,34±0,016 gram/detik, nilai hedonik suka sebesar 46,7%, stabil secara fisik dan tetap terindentifikasi mengandung pektin selama penyimpanan 30 hari .
    Kata kunci : Dietary fiber, residu ekstraksi (air) seledri, aktivitas antihiperlipidemia, granul instan
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi