
Text
3993- Sitotoksisitas Ekstrak dan Fraksi-Fraksi Akar Tanaman Anting-Anting (Acalypha indica L.) Terhadap Sel kanker Prostat DU145 Dengan Metode Water Soluble Tetrazolium-8 (Rena Choerunisa; Ellin Febrina, M.Si; Dr. Rini Hendriani, M.Si)
Kanker prostat adalah kanker pada pria dengan mortalitas dan prevalensi yang semakin signifikan setiap tahunnya. Tingginya prevalensi kanker prostat ...
-
Code CallNo Lokasi Ketersediaan FFUP20190353 3993 Tersedia -
Perpustakaan Fakultas FarmasiJudul Seri -No. Panggil 3993Penerbit Fakultas Farmasi Universitas Padjadjaran : Jatinangor., 2019 Deskripsi Fisik -Bahasa IndonesiaISBN/ISSN -Klasifikasi 3993Tipe Isi -Tipe Media -Tipe Pembawa -Edisi -Subyek -Info Detil Spesifik -Pernyataan Tanggungjawab - -
Kanker prostat adalah kanker pada pria dengan mortalitas dan prevalensi yang semakin signifikan setiap tahunnya. Tingginya prevalensi kanker prostat berdampak pada meningkatnya penggunaan kemoterapi sebagai pilihan utama terapi kanker. Adanyaefek samping dan resistensi terhadap obat-obat kemoterapi menyebabkan terapi menjadi tidak efektif sehingga diperlukan upaya pencarian alternatif lain yang lebih aman, terutama dari bahan alam. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa Acalypha indica L. memiliki potensi sebagai agen antikanker. Untuk mengetahui aktivitasnya terhadap kanker prostat maka dilakukan penelitian uji aktivitas sitotoksik ekstrak dan fraksi-fraksi akar tanaman Acalypha indica L. terhadap lini sel kanker prostat DU145 dengan metode Water Soluble Tetrazolium-8. Pengujian menunjukkan nilai IC50 ekstrak, fraksi n-heksana, dan fraksi etil asetat akar tanaman Acalypha indica L. masing-masing sebesar 257,58; 98,00; 127,73 µg/mL sedangkan fraksi air memiliki nilai IC50lebih dari 1.000 µg/mL. Berdasarkan nilai IC50 tersebut, fraksi n-heksana memiliki aktivitas sitotoksik yang paling baik.
Kata kunci: kanker prostat, WST-8, DU145, IC50
-
Tidak tersedia versi lain
-
Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.
//






