Detail Cantuman

No image available for this title

Text  

3976- Aktivitas Antioksidan, Antiaging dan Penghambatan Tirosinase Ekstrak Etanol Daun Cantigi Ungu (Vaccinium varingiaefolium (BI.) Miq) Secara In Vitro (Garnis Setyajati; Zelika Mega Ramadhania, M.Si; Ami Tjitraresmi, M.Si)


Cantigi ungu (Vaccinium varingiaefolium(B.I)Miq) merupakan tanaman bergenussama dengan billberry, cranberry dan blueberry yang memiliki kandungan ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    FFUP201903243976Tersedia
  • Perpustakaan
    Fakultas Farmasi
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    3976
    Penerbit Fakultas Farmasi Universitas Padjadjaran : Jatinangor.,
    Deskripsi Fisik
    -
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    3976
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    -
    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Cantigi ungu (Vaccinium varingiaefolium(B.I)Miq) merupakan tanaman bergenussama dengan billberry, cranberry dan blueberry yang memiliki kandungan senyawa antioksidan. Melalui pendekatan kemotaksonomi, senyawa yang terkandung dalam tumbuhan cantigi ungu diduga memiliki kemiripan dengan senyawa yang terkandung pada tanaman genus Vaccinium dimana tanaman tersebut sudah banyak dikembangkan sebagai bahan aktif kosmetik.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antioksidan, antiaging dan penghambatan enzim tirosinaseekstrak etanol daun cantigi ungu yang diekstraksi dengan dua metode berbeda, yaitu maserasi langsung dan bertingkat menggunakan pelarut berbeda kepolaran. Pengujianaktivitas antioksidan dilakukan menggunakan metode DPPH (1,2-diphenyl-2-picrylhydrazyl), aktivitas antiagingdilakukan dengan penghambatan kolagenase dan elastase serta aktivitas penghambatan enzim tirosinase.Nilai IC50aktivitas antioksidan ekstrak maserasi langsung dan bertingkat secara berturut-turut sebesar 96,69 ppm dan 75,73 ppm. Pada pengujian antiaging dengan enzim kolagenase ekstrak maserasi langsung dan bertingkat memiliki rata-rata persen penghambatan sebesar 82,29% dan 60,07% pada variasi konsentrasi 31,25 – 1000 ppm, sedangkan pengujian dengan enzim elastase ekstrak maserasi langsung dan bertingkat memiliki rata-rata persen penghambatan sebesar 87,77% dan 79,83% pada variasi konsentrasi 62,5 – 1000 ppm. Pada pengujian penghambatan enzim tirosinase ekstrak maserasi langsung dan bertingkatmemiliki nilai IC50 sebesar 39,31 ppmdan 13,62 ppm. Hasil penelitian menunjukkan ekstrak maserasi bertingkat memiliki aktivitas antioksidan dan penghambatan tirosinase yang lebih baik jika dibandingkan dengan ekstrak maserasi langsung. Sedangkan ekstrak maserasi langsung memiliki aktivitas antiaging lebih baik jika dibandingkan dengan ekstrak maserasi bertingkat.
    Kata kunci :Antiaging, Antioksidan, Cantigi Ungu, Etanol, Penghambatan Tirosinase, Vaccinium varingiaefolium(B.I)Miq
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi