Detail Cantuman

No image available for this title

Text  

3968- Validasi Metode Analisis Enansiomer Warfarin Dalam Plasma Menggunakan Kromatografi Cair Kinerja Tinggi Detektor Fluoresensi (Siti Utami Rahmayanti; Taofik Rusdiana, Ph.D.; Dr. Febrina Amelia Saputri, M.Farm)


Warfarin merupakan golongan obat antikoagulan yang secara luas digunakan untuk menangani penyakit terkait tromboembolisme. Obat ini memliki banyak ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    FFUP201903163968Tersedia
  • Perpustakaan
    Fakultas Farmasi
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    3968
    Penerbit Fakultas Farmasi Universitas Padjadjaran : Jatinangor.,
    Deskripsi Fisik
    -
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    3968
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    -
    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Warfarin merupakan golongan obat antikoagulan yang secara luas digunakan untuk menangani penyakit terkait tromboembolisme. Obat ini memliki banyak kasus DRP (drug related problem) dalam bentuk reaksi merugikan dari obat (adverse drug reaction). Sehingga, saat ini banyak studi dilakukan untuk mengkaji profil farmakokinetik warfarin. Interaksi stereospesifik dari S- dan R-warfarin menyebabkan dibutuhkannya kuantifikasi enansiomer warfarin untuk mengetahui profil farmakokinetik warfarin. Metode analisis enantiomer warfarin dalam plasma dikembangakan menggunakan KCKT detector fluoresensi dengan kolom chiralcel OD-RH (4,6 x 150 mm i.d.,5μm) dengan guard column Chiralcel OD-RH (4,0 x 10mm, 5μm). Pemisahan dilakukan secara isokratik dengan fasa gerak asetonitril : daparfosfat pH 2,00 perbandingan 40 : 60 v/v, suhu kolom 40oC, laju alir 1 ml/min, dan volume injeksi 50µl. Diukur pada panjang gelombang eksitasi dan emisi 300 nmdan 400 nm untuk internal standard (griseofulvin) dan 310 nm dan 350 nm untuk R- dan S- warfarin dengan waktu analisis 20 menit.Metode ini menghasilkan nilai LOD 18,6 ng/ml dan LOQ sebesar 62,01 ng/ml untuk R-warfarin dan nilai LOD 18,61 ng/ml dan LOQ sebesar 62,04 ng/ml untuk S-warfarin. Linearitas pada rentang konsentrasi 100 – 2500 ng/ml dengan persamaan y = 0,0272x + 0,0107, r2= 0,9969 untuk R-warfarin dan persaaman linier y = 0,0271x + 0,0116, r2= 0,9991 untuk S-warfarin. Metode ini memenuhi persyaratan selektivitas, akurasi dan presisi untuk within runmaupun between run dengan nilai % RSD dan % diff kurang dari 15%. Berdasarkan hasil ini, metode analisis ini telah memenuhi persyaratan validasi sehingga dapat digunakan untuk pengukuran sampel dalam studi farmakokinetik warfarin.
    Kata Kunci : Warfarin, Validasi, Fluoresensi
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi