
Text
3950- Aktivitas Antioksidan Hasil Pengeringan Beku Buah Manggis (Garcinia mangostana L.) Dengan Metode DPPH (Anasya Ridha Nurhanifah; Prof. Muchtaridi, Ph.D., M.Si; Bambang Nurhadi, STP., M.Sc., Ph.D)
Buah manggis (Garcinia mangostanaL.) merupakan salah satu buah yang dibudidayakan di Indonesia, mengandung senyawa fenolat dan memiliki aktivitas ...
-
Code CallNo Lokasi Ketersediaan FFUP20190298 3950 Tersedia -
Perpustakaan Fakultas FarmasiJudul Seri -No. Panggil 3950Penerbit Fakultas Farmasi Universitas Padjadjaran : Jatinangor., 2019 Deskripsi Fisik -Bahasa IndonesiaISBN/ISSN -Klasifikasi 3950Tipe Isi -Tipe Media -Tipe Pembawa -Edisi -Subyek -Info Detil Spesifik -Pernyataan Tanggungjawab - -
Buah manggis (Garcinia mangostanaL.) merupakan salah satu buah yang dibudidayakan di Indonesia, mengandung senyawa fenolat dan memiliki aktivitas antioksidan. Namun, sebagian mutu buah manggis di Indonesia cukup rendah sehingga buah manggis dengan mutu rendah tidak dapat diimpor, dijual dengan harga murah, atau dibiarkan membusuk. Oleh sebab itu, untuk memastikan buah manggis dengan mutu rendah tidak merugikan, buah manggis dapat dikeringkan dengan metode pengeringan beku. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kadar fenolat total dan aktivitas antioksidan buah manggis hasil pengeringan beku menggunakan metode folin-ciocalteu dan DPPH. Pemeriksaan kualitatif menyatakan terdapat senyawa fenol dalam buah manggis hasil pengeringan. Kadar fenolat total dalam buah manggis hasil pengeringan beku setara dengan 3,59±0,39 mg asam galat per gram manggis kering. Pengujian aktivitas antioksidan vitamin C dan buah manggis hasil pengeringan memiliki nilai IC50 berturut-turut sebesar 7,645 ppm dan 4664 ppm. Hasil penelitian ini menunjukan buah manggis hasil pengeringan beku memiliki kemampuan aktivitas antioksidan 610 kali lebih rendah dibandingkan dengan vitamin C sehingga dikategorikan sebagai antioksidan tidak aktif.
Kata kunci :buah manggis hasil pengeringan beku, kadar fenolat total, aktivitas antioksidan
-
Tidak tersedia versi lain
-
Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.
//






