Detail Cantuman

No image available for this title

Text  

3911- Sitotoksisitas Ekstrak dan Fraksi-Fraksi Herba Tumbuhan Kucing-Kucingan (Acalypha indica L.) Asal Kota Bandung Terhadap Sel Kanker Prostat DU 145 Dengan Metode Water Soluble Tetrazolium - 8 (Hamid Saeful Kirom; Ellin Febrina, M.Si; Ferry Ferdiansyah Sofian, M.Si)


Kanker adalah suatu penyakit yang ditandai dengan adanya pertumbuhan sel yang tidak terkontrol. Penyakit kanker ini pada tahun 2012 merupakan ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    FFUP201901693911Tersedia
  • Perpustakaan
    Fakultas Farmasi
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    3911
    Penerbit Fakultas Farmasi Universitas Padjadjaran : Jatinangor.,
    Deskripsi Fisik
    -
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    3911
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    -
    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Kanker adalah suatu penyakit yang ditandai dengan adanya pertumbuhan sel yang tidak terkontrol. Penyakit kanker ini pada tahun 2012 merupakan penyebab kematian kedua setelah penyakit kardiovaskular. Insidensi kanker prostat pada pria menempati urutan kedua tertinggi di dunia.Terapi kanker prostat ini biasanya membutuhkan waktu yang cukup lama. Adanya terapi dengan jangka waktu panjang memberikan efek samping bagi pasien sehingga dibutuhkan pengobatan alternatif yang lebih aman, salah satunya adalah dengan menggunakan obat herbal. Acalypha indicaL. merupakan salah satu herbal yang telah diteliti memiliki aktivitas terhadap beberapa sel kanker. Pada penelitian ini dilakukanuji sitotoksisitas ekstrak dan fraksi-fraksi herba Acalypha indica L. terhadap sel kanker prostat DU 145 dengan menggunakan metodeWST-8. Hasil uji sitotoksisitas menunjukkan bahwa fraksi n-heksan dan fraksi etil asetat memiliki aktivitas sitotoksik paling baik dengan nilai IC50masing-masing sebesar 150,55 µg/ml dan 211,66 µg/ml sedangkan cisplatin yang digunakan sebagai kontrol memiliki aktivitas sitotoksik dengan nilai IC50sebesar 149,43 µg/ml. Sementara ekstrak etanol, fraksi n-butanol, dan fraksi air tidak memiliki aktivitas sitotoksik terhadap sel kanker prostat DU 145 dengan nilai IC50> 1000 µg/ml.Berdasarkan nilai IC50 tersebut maka fraksi n-heksan memiliki aktivitas sitotoksik paling baik terhadap sel kanker prostat DU 145.
    Kata kunci : Acalypha indicaL., kanker prostat, sel kanker prostat DU 145, sitotoksisitas, WST-8
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi