Detail Cantuman

No image available for this title

Text  

3908- Isolasi dan Identifikasi Senyawa Dalam Fraksi Air Akar Paku Munding (Angiopteris evecta (G.Forst.) Hoffm.L) Dengan 13c-NMR dan 1H-NMR (Nuclear Magnetic Resonance) (Rizki Pundari Rahmawati; Prof. Dr. Resmi Mustarichie, M.Sc; Dra. Wiwiek Indriyati, M.Si)


Tumbuhan paku munding (Angiopteris evecta(G.Forst.) Hoffm.L. merupakan salah satu tumbuhan yang dapat dijadikan sebagai obat tradisional.Secara ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    FFUP201901663908Tersedia
  • Perpustakaan
    Fakultas Farmasi
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    3908
    Penerbit Fakultas Farmasi Universitas Padjadjaran : Jatinangor.,
    Deskripsi Fisik
    -
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    3908
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    -
    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Tumbuhan paku munding (Angiopteris evecta(G.Forst.) Hoffm.L. merupakan salah satu tumbuhan yang dapat dijadikan sebagai obat tradisional.Secara empiris hasil rebusan dari akar paku munding (Angiopteris evecta(G.Forst.) Hoffm.L banyak dimanfaatkan oleh masyarakat di kaki Gunung Galunggung untuk merangsang pertumbuhan rambut. Penelitian sebelumnya telah membuktikan bahwa ekstrak etanol dan fraksi air dari ekstrak etanol akar paku munding mempunyai aktivitas sebagai penumbuh rambut. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui senyawa yang memiliki aktivitas penumbuh rambut. Metode yang dilakukan adalah ekstraksi dengan cara maserasi, fraksinasi menggunakan ekstraksi cair-cair (ECC) dengan air, n-heksan serta etil asetat dengan perbandingan 1:1. Isolasi senyawa dalam fraksi air paku munding dilakukan dengan metode kromatografi cair vakum dan didapatkan 11 subfraksi dengan eluen klorofom: metanol secara gradien kepolaran. Setelah itu, dilakukan rekristalisasi subfraksi kloroform:metanol (4:6) dengan pelarut metanol. kemudian KLT dua arah dengan pengembang kloroform: metanol (6:4) dan etil asetat:metanol (7:3) ditambah asam format dua tetes sehingga diperoleh satu spot (murni). Kristal dari subfraksi (4:6) kemudian diidentifikasi dengan 13C-NMR dan 1H-NMR.Hasil Identifikasi senyawa berdasarkan13C-NMR dan 1H-NMR dibandingkan dengan literatur senyawa Angiopterisida (C12H18O8H2O) memiliki pergeseran kimia yang sama.
    Kata kunci: akar paku munding, penumbuh rambut, isolasi , 13C-NMR, 1H-NMR.
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi