Detail Cantuman

No image available for this title

Text  

3907- Medication Related Burden Diabetes Mellitus Dengan Terapi Oral Hypoglicemic Agents (OHA) (Fitrah Syafira Putri; Rizky Abdulah,Ph.D; Dika Pramita Destiani,M.Farm; Kasno Pamungkas, S.S., M.Hum)


Berdasarkan riset IDF diabetes melitus merupakan salah satu penyakit mematikan di Indonesia dengan jumlah pasien sebesar 10,3 juta (6,7%). Pasien ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    FFUP201901653907Tersedia
  • Perpustakaan
    Fakultas Farmasi
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    3907
    Penerbit Fakultas Farmasi Universitas Padjadjaran : Jatinangor.,
    Deskripsi Fisik
    -
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    3907
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    -
    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Berdasarkan riset IDF diabetes melitus merupakan salah satu penyakit mematikan di Indonesia dengan jumlah pasien sebesar 10,3 juta (6,7%). Pasien diabetes melitus tidak hanya diberikan terapi obat dan kontrol glukosa darah, tetapi juga harus merubah gaya hidup, sehingga hal ini menjadi beban untuk pasien. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui beban yang terkait selama pengobatan terapi OHA dan mengetahui hubungan antara beban selama pengobatan OHA dengan tingkat kepatuhan pasien. Metode penelitian ini adalah studi observasional rancangan cross-sectional. Instrumen yang digunakan berupa kuesioner LMQ ver. 3 dan MARS-5. Hasil penelitian menunjukkan bahwa beban pengobatan pasien diabetes mellitus yang paling banyak dalam penelitian ini adalah mengalami beban minimal yaitu 71(74%) pasien dan tingkat kepatuhan pasien pada penelitian ini didominasi tingkat kepatuhan yang sedang sebanyak 63(65,6%). Terdapat korelasi negatif yang signifikan antara skor LMQ dan VAS Score (beban terkait pengobatan) dan MARS-5 (kepatuhan pengobatan), rs (96) = -0,338, p
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi