Detail Cantuman

No image available for this title

Text  

3876- Sintesis Sorben MI-SPE Atenolol Dengan Monomer Fungsional Hidroksi Etil Metakrilat Dalam Porogen Propanol Menggunakan Metode Polimerisasi Ruah dan Pengendapan (Aini Qolbiyah Afgan; Driyanti Rahayu, MT; Dr. Aliya Nur Hasanah, M.Si)


Atenolol merupakan obat golongan β-blocker yang selektif terhadap reseptor β1 dan sering disalahgunakan dalam beberapa cabang olah raga untuk ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    FFUP201900913876Tersedia
  • Perpustakaan
    Fakultas Farmasi
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    3876
    Penerbit Fakultas Farmasi Universitas Padjadjaran : Jatinangor.,
    Deskripsi Fisik
    -
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    3876
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    -
    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Atenolol merupakan obat golongan β-blocker yang selektif terhadap reseptor β1 dan sering disalahgunakan dalam beberapa cabang olah raga untuk menurunkan tekanan darah. Oleh sebab itu, diperlukan pemantauan atenolol dalam tubuh dengan metode yang praktis dan memiliki nilai perolehan kembali yang baik. Solid Phase Extraction (SPE) merupakan salah satu metode preparasi sampel yang dapat digunakan namun memiliki selektivitas yang buruk. Kelemahan tersebut dapat diperbaiki dengan teknik molecular imprinting pada MI-SPE. Pada penelitian ini dilakukan sintesis MI-SPE dengan monomer fungsional Hydroxyethyl Methacrylate (HEMA) dalam porogen propanol. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui karakter kinerja analitik dan karakter fisik dari Molecularly Imprinted Polymer (MIP) yang dibuat. Tahapan yang dilakukan meliputi penetapan konstanta asosiasi monomer-template, sintesis MI-SPE dan Non-Imprinted SPE (NI-SPE) atenolol dengan metode polimerisasi ruah dan pengendapan, ekstraksi template, evaluasi kemampuan adsorpsi, kapasitas adsorpsi, dan penentuan selektivitas sorben MI-SPE dan NI-SPE, serta karakterisasi fisik sorben dengan Scanning Electron Microscope (SEM) dan Fourier Transform Infra Red (FTIR). Hasil penelitian menunjukkan bahwa MI-SPE yang disintesis dengan polimerisasi ruah memiliki afinitas yang lebih baik (10,1088 mg/g) dibandingkan dengan metode pengendapan (7,1532 mg/g). Nilai imprinting factor (IF) sorben dari metode polimerisasi ruah maupun pengendapan tidak melebihi dari 1, hal ini menunjukkan proses imprinting yang dilakukan tidak terbentuk dengan baik. Karakter fisik dari MI-SPE dengan metode polimerisasi ruah memiliki pori yang sangat kecil. Dari hasil tersebut sorben MI-SPE yang dibuat tidak berpotensi untuk menjadi material ekstraksi pada sampel atenolol karena proses imprinting tidak terbentuk dengan baik.
    Kata kunci: Atenolol, solid phase extraction, molecular imprinting, polimerisasi.
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi