Detail Cantuman

No image available for this title

Text  

T160- Aktivitas Antiproliferasi Protein Ricin dari Biji Jarak Kepyar (Ricinus communis L.) Pada Sel HeLa Mekanisme Apoptosis Intrinsik (Hesti Renggana; Prof. Dr. Anas Subarnas, M.Sc; Yuni Elsa Hadisaputri, Ph.D)


Kanker adalah penyakit yang disebabkan oleh perubahan pertumbuhan sel normal jaringan tubuh menjadi sel kanker sehingga pertumbuhan dan pembelahannya ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    FFUP20190069T160Tersedia
  • Perpustakaan
    Fakultas Farmasi
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    T160
    Penerbit Fakultas Farmasi Universitas Padjadjaran : Jatinangor.,
    Deskripsi Fisik
    -
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    T160
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    -
    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Kanker adalah penyakit yang disebabkan oleh perubahan pertumbuhan sel normal jaringan tubuh menjadi sel kanker sehingga pertumbuhan dan pembelahannya tidak terkontrol. Umumnya menggunakan kemoterapi sebagai antikanker, tetapi obat golongan ini memiliki keterbatasan dan efek samping yang besar. Sehingga perlu diupayakan pencarian obat alternatif dengan aktivitas antikanker yang berasal dari produk alami dan memiliki efek samping minimal. Jarak kepyar (Ricinus communis L.) adalah salah satu tanaman beracun. Biji jarak kepyar mengandung tiga protein beracun yang risin A, B dan ricinus agglutinin. Ricin merupakan famili dari ribosome-inactivating protein (RIP)tipe II (Worbset al., 2015). Satu molekul ricin dapat membunuh sel ketika mencapai sitosol akibat dari penghambatan sintesis protein (Lord et al., 2003). RIP adalah protein yang terdapat di tanaman dan mampu menonaktifkan ribosom (Peuman set al., 2001). RIP mampu menginduksi kematian sel dengan jalur apoptosis (Lord et al., 2003). Protein ricin telah dilaporkan memiliki aktivitas antiproliferasi terhadap beberapa sel kanker, diantaranya adalah terhadap sel kanker SKMEL 2834,1 ng/mL (Tyagi, 2015), dan Ha CaT 5,2 ng/mL (Trung et al., 2016) dan MCF7 31,35 μg/mL (Ageng, 2018) dengan jalur intrinsik. Penelitian ini bertujuan untuk menguji aktivitas antiproliferasi protein ricin dari biji Ricinus communis L. Terhadap sel HeLa. Aktivitas antiproliferasi diuji dengan pengamatan profil apoptosis menggunakan metode Presto Blue Proliferasi Assay. Hasil pengujian Presto Blue Proliferasi Assay didapatkan IC50 bernilai 32,86μg / mL pada pengamatan 12 jam. Dari hasil western blot protein ricin menginduksi apoptosis melalui aktivasi caspase 9dan 3 dengan inkubasi 18 jam. Hasil ini menunjukkan bahwa protein ricin jarak kepyar berpotensi sebagai kandidat agen antikanker.
    Kata kunci : ricin, sel HeLa, apoptosis
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi