Detail Cantuman

No image available for this title

Text  

T158- Intensitas Flavonoid Sintase Bunga Etlingera elatior (JACK.) R.M. Smith dan Penghambatan Ulserasi, Infiltrasi Sel Inflamasi, Serta Modulasi NF-kB-p65 di Lambung Tikus Diinduksi Asam Asetat (Tanti Juwita; Prof. Dr. Jutti Levita, M.Si; Irma Melyani Puspitasari, MT., PhD)


Perkembangan inflamasi melibatkan serangkaian reaksi molekular dan aktivitas selular baik pada fungsi fisiologis ataupun patologis, salah satunya ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    FFUP20190065T158Tersedia
  • Perpustakaan
    Fakultas Farmasi
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    T158
    Penerbit Fakultas Farmasi Universitas Padjadjaran : Jatinangor.,
    Deskripsi Fisik
    -
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    T158
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    -
    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Perkembangan inflamasi melibatkan serangkaian reaksi molekular dan aktivitas selular baik pada fungsi fisiologis ataupun patologis, salah satunya adalah teraktivasinya jalur pensinyalan NF-κB yang menyebabkan translokasi subunit p65 dan p50 ke dalam nukleus. Flavonol kuersetin yang pembentukannya dikatalisis oleh flavonol sintase (FLS), telah dibuktikan memiliki aktivitas gastro protektif dan antiulserasi. Kuersetin juga dapat menghambat ekspresi NF-κB-p65. Penelitian ini menelaah secara komprehensif aktivitas antiinflamasi bunga Etlingeraelatior (kecombrang) dari family Zingiberaceae. Penelitian diawali dengan memisahkan FLS dari ekstrak protein bunga E. elatior menggunakan SDS-PAGE dan menghitung intensitasnya, serta menguji aktivitas antiinflamasi ekstrak bunga E. elatior secara in vivo dan ex vivo dalam menghambat ulserasi pada lambung tikus yang diinduksi oleh asam asetat melalui pengamatan histopatologi makroskopik dan mikroskopik. Selanjutnya penghambatan ekspresi NF-κB-p65 diuji melalui metode western blot. Kuersetin baku digunakan sebagai control positif. Bunga E. elatior terbukti mengandung FLS dengan intensitas 3056,04 ±807,08. Kuersetin dan rutin terkuantifikasi di dalam fraksi etil asetat bunga tersebut menggunakan LC-MS (kadar kuersetin1,16% b/b; tR: 7,94 menit; m/z 301,1407dan kadar rutin 0,61% b/b; tR: 5,94 menit; m/z 609,2000). Ekstrak etanol bunga E. elatiordosis 500, 1000, dan 2000 mg/kg BB dapat menurunkan jumlah infiltrasi sel inflamasi dan indek sulserasi serta memodulasi ekspresi NF-κB-p65 di lambung tikus yang diinduksi asam asetat. Dapat disimpulkan bahwa bunga E. Elatior yang mengandung kuersetin dan rutin, memiliki aktivitas penghambatan ulserasi, infiltrasi sel inflamasi, serta modulasi ekspresi NF-κB-p65 dilambung tikus yang diinduksi asam asetat.
    Kata kunci: E. elatior, flavonol, rutin, antiinflamasi, peptikulser, NF-κB-p65.
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi