Detail Cantuman

No image available for this title

Text  

3841- Uji Aktivitas Antioksidan dan Sitotoksik dari Ekstrak Air Biji Salak (Salacca zalacca (Gaert.) Voss) Terhadap Sel Kanker Kolorektal HCT-116 (Joshua; Arif Satria W.K., M.Si; Irma Melyani Puspitasari, M.T., Ph.D; Yusransyah, S.Farm., M.Sc)


Penyakit kanker merupakan salah satu penyebab kematian nomor satu di dunia.Penyakit kanker kolorektal memiliki prevalensi terbesar ke-3 di ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    FFUP201900363841Tersedia
  • Perpustakaan
    Fakultas Farmasi
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    3841
    Penerbit Fakultas Farmasi Universitas Padjadjaran : Jatinangor.,
    Deskripsi Fisik
    -
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    3841
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    -
    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Penyakit kanker merupakan salah satu penyebab kematian nomor satu di dunia.Penyakit kanker kolorektal memiliki prevalensi terbesar ke-3 di dunia.Pengobatan penyakit kanker kolorektal hingga saat ini masih menggunakan metode kemoterapi adjuvant, radioterapi, dan pembedahan. Selain melakukan terapi untuk mengobati kanker kolorektal, pasien kanker secara umum juga memerlukan adanya asupan nutrisi yang baik untuk mendukung proses pengobatan kanker kolorektal. Biji salak (Salacca zalacca (Gaert.)Voss) diketahui memiliki metabolit sekunder yaitu flavonoid, tannin, dan alkaloid yang berpotensi sebagai senyawa antioksidan dan sitotoksik.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antioksidan dan sitotoksik dari ekstrak biji salak terhadap sel kanker kolorektal HCT 116.Pengujian aktivitas antioksidan dilakukan dengan menggunakan metode radikal 2,2-difenil-1-pikrilhidrazil (DPPH). Sedangkanuji sitotoksisitas terhadap sel kanker kolorektal HCT 116 dilakukan dengan menggunakan metode WSTAssay.Ekstrak biji salak memilikiaktivitasantioksidan negatif dengan nilai IC50 sebesar 1518.09 µg/mL.Ekstrak biji salak memiliki aktivitas sitotoksik rendahterhadap sel kanker kolon HCT-116 didapatkan nilai IC50 sebesar 4391.51µg/mL.Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan didapatkan kesimpulan bahwa Ekstrak biji salak memiliki aktivitasantioksidan negatif dan memiliki sifat sitotoksik lemah terhadap kanker HCT-116.
    Kata Kunci: Salacca zalacca, antioksidan, sitotoksisitas, DPPH, WST Assay.
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi