Detail Cantuman

No image available for this title

Text  

T153- Evaluasi Kinerja Analitik MIP (Moleculary imprinted polymer) Atenolol dari Monomer Asam Metakrilat Dalam Pelarut Propanol dan Butanol Pada Media Cartridge SPE dan Minikolom KCKT (Meilia Suherman; Dr. Aliya Nur Hasanah, M.Si; Prof. Dr. Resmi Mustarichie, M.Sc)


Telah dilakukan karakterisasi kinerja terhadap empat jenis Molecular Imprinted Polimer (MIP) atenolol yang dibuat dengan dua jenis porogen dan dua ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    FFUP20190032T153Tersedia
  • Perpustakaan
    Fakultas Farmasi
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    T153
    Penerbit Fakultas Farmasi Universitas Padjadjaran : Jatinangor.,
    Deskripsi Fisik
    -
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    T153
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    -
    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Telah dilakukan karakterisasi kinerja terhadap empat jenis Molecular Imprinted Polimer (MIP) atenolol yang dibuat dengan dua jenis porogen dan dua jenis metode pelimerisasi yang berbeda.Polimer yang terbuat dari monomer asam metakrilat dan template atenolol dibuat dengan porogen butanol dan propanol serta metode polimerisai pengendapan dan polimerisasi ruah. Optimasi nilai persen perolehan kembali dilakukan terhadap waktu, jenis pelarut pengelusi untuk mendapatkan kondisi yang paling optimal. Dari keempat polimer yang dioptimasi dan diaplikasikan ke dalam serum, menunjukan bahwa polimer yang dibuat dengan metode pengendapan dalam pelarut butanol menghasilkan nilai perolehan kembali yang paling baik (74,64%). Namum karena keempat polimer memberikan nilai persen perolehan kembali yang kurang dari persyaratan (>80%) sehingga tidak dilanjutkan untuk di packing ke dalam minikolom KCKT. Sementara itu hasil karakterisasi fisik menunjukan bahwa tidak ada perubahan ikatan/gugus fungsi antara sorben sebelum dan setelah digunakan dan sorben yang dibuat dengan metode ruah memiliki kesetabilan fisik yang lebih baik dibanding sorben yang dibuat dengan metode pengendapan. Sehingga perlu dilakukan lagi modifikasi terhadap pelarut pengelusi untuk dapat memahami mekanisme retensi dari atenolol terhadap polimersehingga sorben ini dapat digunakan sebagai material pengektraksi yang dapat memberikan nilai persen perolehan kembali yang lebih baik.
    Kata kunci: Atenolol, solid phase extraction, molecular imprinting polymer.
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi