Detail Cantuman

No image available for this title

Text  

T138- Analisis Efektivitas Biaya dan Tingkat Kepuasan Pasien Rawat Inap BPJS Pada Pengobatan Penyakit Diabetes Melitus Tipe 2 Dengan Komplikasi Ginjal Yang Menggunakan Terapi Insulin di RSUP Dr. Hasan Sadikin Bandung (Gilang Sumiarsih Pramanik; Auliya A. Suwantika, Ph.D; Irma Melyani Puspitasari, MT., PhD; Cherry Rahayu, M.KM)


Di Indonesia, proporsi DM pada tahun 2013 sebesar 6,9% dengan perkiraan jumlah penderita sebanyak 12.191.564 jiwa dan satu per enam dari pasien DM ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    FFUP20180263T138Tersedia
  • Perpustakaan
    Fakultas Farmasi
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    T138
    Penerbit Fakultas Farmasi Universitas Padjadjaran : Jatinangor.,
    Deskripsi Fisik
    -
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    T138
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    -
    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Di Indonesia, proporsi DM pada tahun 2013 sebesar 6,9% dengan perkiraan jumlah penderita sebanyak 12.191.564 jiwa dan satu per enam dari pasien DM tipe 2 mengalami komplikasi ginjal. Biaya pengobatan DM dan komplikasinya yang meningkat pesat dari tahun ke tahun menimbulkan dampak negatif jangka panjang, sehingga beban ekonomi penyakit DM harus menjadi perhatian terutama sejak era Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Selain itu, kepuasan pasien DMdalam menjalani pengobatan juga perlu diperhatikan agar pasien mau menjalani pengobatannya terus menerus hingga mencapai keberhasilan terapi. Penelitian ini adalah penelitian observasional dengan rancangan penelitian deskriptif.Pengambilan data dilakukan secara retrospektif berasal dari data rincian biaya pengobatan dan rekam medik, sedangkan data konkuren berasal dari hasil kuesioner kepuasan pasien (PSQ-18) yang sudah divalidasi. Subjek penelitian merupakan pasien rawat inap di RSUP Dr.Hasan Sadikin Bandung pada tahun 2016-2017 dengan diagnosis utama Non-insulin-dependet DM with renal complication (kode ICD : E11.2+) sebanyak 28 pasien. Dilakukan analisis efektivitas biaya pengobatan menggunakan perhitungan ACER, one-way sensitity analysis dan analisis kepuasan pasien, serta mencari hubungan antara efektivitas biaya dan kepuasan pasien menggunakan korelasi pearson.Tingkat keparahan gagal ginjal yang paling banyak sebagai komplikasi DM tipe 2 pada panelitian ini adalah stadium 5 (54%). Terapi insulin yang memiliki hasil perhitungan Average Cost-effectiveness Ratio (ACER) terkecil adalah kombinasi insulin glargine-aspart dengan nilai ACER Rp62.390 per penurunan 1mg/dL GDP, sedangkan nilai ACER tertinggi Rp261748 per penurunan 1mg/dL GDPdiperoleh dari kombinasi insulin detemir-aspart. Kombinasi insulin glargine-aspart juga menempati posisi dominan pada tabel efektivitas biaya. Pada analisis sensitivitas,faktor yang paling mempengaruhi efektivitas biaya pengobatan adalah nilai penurunan GDPdengan arah hubungan yang negatif.Rata-rata skor kepuasan pasien sebesar 3,62 yang artinya secara keseluruhan pasien merasa puas dengan pelayanan kesehatan yang diberikan. Pada pengelompokan kepuasan berdasarkan terapi insuin, kelompok kombinasi insulin glargine-aspart memiliki rata-rata skor tertinggi (3,8). Hubungan efektivitas biaya dan kepuasan pasien ditunjukan dengan nilai r sebesar -0,226 yang artinya memiliki hubungan yang sangat lemah dan arah hubungan negatif. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pengobatan menggunakan kombinasi insulin glargine-insulin aspart pada pasien rawat inap DM tipe 2 dengan komplikasi ginjal (khususnya pada gagal ginjal stadium 5) merupakan intervensi yang cost-effective jika dibandingkan penggunaan insulin aspart dan kombinasi detemir-aspart.
    Kata Kunci : Analisis Efektivitas Biaya, Diabetes Melitus tipe 2, Kepuasan Pasien
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi