
Text
3731- Validasi Metode Analisis Kadar Deoksiarbutin Dalam Sistem Emulsi Anhidrat Dengan Kromatografi Cair Kinerja Tinggi (Ahmad Fauzi; Prof. Muchtaridi, Ph.D., M.Si; Dr. Ida Musfiroh, M.Si., Apt.)
Deoksiarbutin merupakan salah satu agen depigmentasi kulit dengan mekanisme tirosinase inhibitor. Deoksiarbutin telah dibuktikan memiliki aktivitas ...
-
Code CallNo Lokasi Ketersediaan FFUP20180201 3731 Tersedia -
Perpustakaan Fakultas FarmasiJudul Seri -No. Panggil 3731Penerbit Fakultas Farmasi Universitas Padjadjaran : Jatinangor., 2018 Deskripsi Fisik -Bahasa IndonesiaISBN/ISSN -Klasifikasi 3731Tipe Isi -Tipe Media -Tipe Pembawa -Edisi -Subyek -Info Detil Spesifik -Pernyataan Tanggungjawab - -
Deoksiarbutin merupakan salah satu agen depigmentasi kulit dengan mekanisme tirosinase inhibitor. Deoksiarbutin telah dibuktikan memiliki aktivitas yang lebih baik dari agen tirosinase inhibitor lainnya dan terbukti lebih aman. Dalam suatu penelitian sebelumnya dibuktikan bahwa deoksiarbutin bersifat termolabil dalam larutan berair dan akan terdekomposisi menjadi hidrokuinon. Penelitian lanjutan menunjukan bahwa sifat termolabil deoksiarbutin telah dapat diatasi dengan memformulasikannya dalam sistem emulsi anhidrat. Penentuan kadar deoksiarbutin dapat dilakukan dengan teknik Kromatografi Cair Kinerja Tinggi (KCKT). Penelitian ini dilakukkan untuk mendapatkan suatu metode analisis yang tervalidasi untuk penentuan kadar deoksiarbutin dalam sistem emulsi anhidrat. Hasil validasi metode analisis dengan sistem KCKT dengan fase gerak metanol : air ( 60 : 40), kolom C18, laju alir 1 ml/min dengan menggunakan detektor UV 225 nm dan penambahan baku internal hidrokuinon menunjukkan bahwa metode yang digunakan memenuhi persyaratan validasi metode dengan nilai koefisien korelasi sebesar 0,9989, akurasi pada rentang 96,3 – 102,4 % dan koefisien variasi presisi, spesisifitas dan robutsness -
Tidak tersedia versi lain
-
Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.
//






