Detail Cantuman

No image available for this title

Text  

3718- Formulasi dan Evaluasi Sediaan Nanopartikel Kitosan Yang Mengandung Human Epidermal Growth Faktor Recombinant (Desak Made Diah Dwi Lestari; Sriwidodo, M.Si; Nasrul Wathoni, Ph.D., M.Si)


Nanopartikel berbasis biopolimer kitosan merupakan sediaan yang efektif dalam sistem penghantaran obat berupa protein, salah satunya adalah human ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    FFUP201801863718Tersedia
  • Perpustakaan
    Fakultas Farmasi
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    3718
    Penerbit Fakultas Farmasi Universitas Padjadjaran : Jatinangor.,
    Deskripsi Fisik
    -
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    3718
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    -
    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Nanopartikel berbasis biopolimer kitosan merupakan sediaan yang efektif dalam sistem penghantaran obat berupa protein, salah satunya adalah human epidermal growth factor recombinant (rhEGF). rhEGF memiliki potensi dalam penyembuhan luka kronis seperti ulkus diabetik. Namun, rhEGF yang diaplikasikan secara langsung pada luka tanpa ditambahkan suatu pembawa, dapat menimbulkan efek yang tidak diinginkan dan pelepasan obat menjadi tidak terkendali akibat dari rendahnya bioavailabilitas maupun stabilitas rhEGF. Berdasarkan literatur, nanopartikel berbasis biopolimer kitosan dapat meningkatkan kestabilan zat aktif obat dan memiliki sifat mukoadhesif yang lebih lama sehingga dapat memperpanjang efektivitas obat. Pada penelitian ini, rhEGF diformulasikan dalam nanopartikel berbasis biopolimer kitosan dengan tujuan untuk mendapatkan formula optimal dari sediaan nanopartikel kitosan-rhEGF. Formulasi sediaan nanopartikel dibuat menggunakan metode gelasi ionik dengan variasi konsentrasi rhEGF yaitu 25 µg/mL, 50 µg/mL dan 75 µg/mL. Hasil penelitian menunjukkan bahwa formula yang paling optimal yaitu formula 3 dengan konsentrasi kitosan 0,1%, Na TPP 0,15%, volume PEG 400 2 mL serta konsentrasi dari rhEGF sebesar 75 µg/mL. Dari hasil evaluasi, formula tersebut menghasilkan ukuran partikel 600,6 nm, nilai indeks polidispersitas 0,259, potensial zeta +41,29 mV serta morfologi dari nanopartikel dapat diamati pada Scanning Electrone Microscopy (SEM) dan Transmission Electrone Microscopy (TEM)
    Kata Kunci : Nanopartikel, Kitosan, Sistem Penghantaran Obat, rhEGF, Gelasi ionik
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi