Detail Cantuman

No image available for this title

Text  

3711-Aktivitas Antibakteri dari Ekstrak Etanol Tanaman Lalapan Honje (Etlingera elator (Jack) R.M.Sm), Okra (Abelmoschus esculentus (L.) Moench) dan Herba Tespong (Oenanthe javanica (Blume) DC) Terhadap Escherichia coli Isolat Klinis (George Ilham Habibi; Prof. Dr. Ajeng Diantini, MS; Mutakin, Ph.D., M.Si)


Escherichia coli (E. coli) merupakan bakteri yang dapat menghasilkan enterotoksin yang menyebabkan diare. Penyakit yang disebabkan oleh E. coli yaitu ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    FFUP201801733711Tersedia
  • Perpustakaan
    Fakultas Farmasi
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    3711
    Penerbit Fakultas Farmasi Universitas Padjadjaran : Jatinangor.,
    Deskripsi Fisik
    -
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    3711
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    -
    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Escherichia coli (E. coli) merupakan bakteri yang dapat menghasilkan enterotoksin yang menyebabkan diare. Penyakit yang disebabkan oleh E. coli yaitu diare, infeksi saluran kemih, sepsis, dan meningitis. Tanaman honje (Etlingera elatior), okra (Abelmoschus esculentus), dan herba tespong (Oenanthe javanica) secara empiris biasa digunakan sebagai lalapan. Beberapa metabolit sekunder seperti senyawa fenolik, minyak atsiri, flavonoid dan alkaloid berperan sebagai antibakteri dan metabolit sekunder tersebut terdapat pada tumbuhan honje, okra, dan herba tespong sehingga diduga memiliki aktivitas antibakteri. Pada penelitian ini dilakukan uji aktivitas antibakteri terhadap tumbuhan honje, okra, dan herba tespong terhadap bakteri Escherichia coli, menentukan konsentrasi hambat tumbuh minimum (KHTM) dan konsentrasi bunuh minimum (KBM) dari ekstrak etanol teraktif. Pengujian aktivitas antibakteri dilakukan dengan metode difusi sumur agar dan difusi cakram kertas kertas. Pada penentuan KHTM – KBM menggunakan metode mikrodilusi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketiga ekstrak etanol tanaman tersebut memiliki aktivitas antibakteri terhadap Escherichia coli. Honje merupakan ekstrak etanol teraktif dengan menunjukkan aktivitas antibakteri pada semua konsentrasi 20% - 80% (b/v). Okra memberikan aktivitas pada konsentrasi 60% - 80% (b/v) pada metode difusi sumur agar dan 20% - 80% (b/v) pada metode difusi cakram kertas. Pada herba tespong memberikan aktivitas antibakteri pada konsentrasi 40% - 80% (b/v). Ekstrak etanol honje dilanjutkan pada pengujian KHTM – KBM, didapatkan hasil rentang KHTM – KBM ekstrak etanol honje terletak pada rentang 1,25% - 2,5% (b/v).
    Kata kunci:Etlingera elatior, Abelmoschus esculentus, Oenanthe javanica, Antibakteri, Escerichia coli, KHTM, KBM
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi