Detail Cantuman

No image available for this title

Text  

3697-Analisis Kualitatif Penerimaan Pemerintah Daerah Terhadap Implementasi Vaksin Dengue di Kota Bandung (Budi Kurniawan; Auliya A. Suwantika, Ph.D.; Rano Kurnia Sinuraya, M.KM)


Pada tahun 2016, angka penderita DBD di Indonesia tercatat relatif tinggi, yaitu sebanyak 201.885 penderita dengan 1.585 kasus kematian karena DBD. ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    FFUP201801373697Tersedia
  • Perpustakaan
    Fakultas Farmasi
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    3697
    Penerbit Fakultas Farmasi Universitas Padjadjaran : Jatinangor.,
    Deskripsi Fisik
    -
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    3697
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    -
    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Pada tahun 2016, angka penderita DBD di Indonesia tercatat relatif tinggi, yaitu sebanyak 201.885 penderita dengan 1.585 kasus kematian karena DBD. Hal ini juga terjadi di Jawa Barat dengan 36.631 kasus. Penggunaan vaksin dengue diyakini dapat dijadikan sebagai salah satu solusi untuk menekan angka kejadian penyakit DBD. Penelitian ini bertujuan menganalisis secara kualitatif pandangan pemerintah daerah dalam mengimplementasikan vaksin dengueke dalam program imunisasi nasional dengan menggunakan metode Focus Group Discussion (FGD) yang telah banyak digunakan dalam merumuskan suatu kebijakan karena dapat mengumpulkan infromasi berdasarkan pengetahuan dan kapasitas dari pemangku kebijakan sebagai responden. Simpulan dari penelitianini adalah pemerintah, khususnya pemerintah daerah tertarik untuk mngimplementasikan vaksinasi dengue dengan dosis insial yang mungkin pemerintah beli adalah 10.000-20.000 atau 20.000-40.000. Program imunisasi ini sebaiknya diprioritaskan untuk diimplementasikan pada level provinsi dengan tingkat endemik penyakit dengue yang tinggi, seperti Jawa Barat.
    Kata Kunci : DBD, dengue,vaksin, FGD,imunisasi
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi