Detail Cantuman

No image available for this title

Text  

3655- Aktivitas Antijamur Kombinasi Minyak Biji Mimba (Azadirachta indica) dan Minyak Kelapa (Cocos nucifera) Terhadap Jamur Candida albicans (Janiss Kristine Nyanapragasam; Dra. Sulistiyaningsih, M.Kes; Dr. Yoppi Iskandar, M.Si)


Candida albicans adalah flora normal pada membran mukosa rongga mulut, saluran pernafasan, saluran percernaan dan organ genitalia perempuan. Candida ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    FFUP201707573655Tersedia
  • Perpustakaan
    Fakultas Farmasi
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    3655
    Penerbit Fakultas Farmasi Universitas Padjadjaran : Jatinangor.,
    Deskripsi Fisik
    -
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    3655
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    -
    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Candida albicans adalah flora normal pada membran mukosa rongga mulut, saluran pernafasan, saluran percernaan dan organ genitalia perempuan. Candida albicans dikenal sebagai mikroorganisme oportunistik pada tubuh manusia, pada keadaan tertentu jamur ini mampu menyebabkan infeksi dan kerusakan jaringan. Kandidiasis, vaginitis, atau ruam yang terjadi pada kulit bayi akibat pemakaian popok, adalah penyakit akibat infeksi Candida sp., yang ditemukan di seluruh dunia dan dapat menyerang semua umur, baik laki-laki maupun perempuan. Selain daripada pengunaan obat sintesis, untuk mengatasi masalah antijamur ini, pengunaan obat herbal juga merupakan alternatif. Azadirachta indica dan Cocos nucifera yang dikenali dengan nama Mimba dan Kelapa merupakan salah satu spesies tanaman yang mempunyai potensi terapeutik untuk berbagai penyakit. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui aktivitas antijamur kombinasi minyak biji mimba dan minyak kelapa terhadap jamur Candida albicans. Metode yang digunakan untuk pengujian aktivitas antijamur yaitu difusi agar dan penetapan nilai Konsentrasi Hambat Tumbuh Minimum (KHTM) dan Konsentrasi Bunuh Minimum (KBM) mengunakan metode mikrodilusi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kombinasi minyak biji mimba dan minyak kelapa memiliki aktivitas antijamur yang terbaik pada pembanding (50%:50%) terhadap Candida albicans. KHTM dan KBM kombinasi minyak berada pada rentang 2.5%-5% (b/v).
    Kata Kunci : Minyak Biji Mimba, Minyak Kelapa, Mikrodilusi, Candida albicans
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi