Detail Cantuman

No image available for this title

Text  

Rembulan Putih: Kumpulan Novelet


"Tetapi siapa lagi yang akan menunggu Krisna jika bukan dirinya? Isterinya sudah sakit-sakitan. Dua anak perempuannya, kakak Krisna, hidup di luar ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    FIB011112813 SAR rPerpustakaan Fakultas Ilmu BudayaTersedia
  • Perpustakaan
    Fakultas Ilmu Budaya
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    813 SAR r
    Penerbit Labuh : YOGYAKARTA.,
    Deskripsi Fisik
    428 hlm.; 18 cm.
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    9792403019
    Klasifikasi
    813
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    Ed. 1, Cet. 1
    Subyek
    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • "Tetapi siapa lagi yang akan menunggu Krisna jika bukan dirinya? Isterinya sudah sakit-sakitan. Dua anak perempuannya, kakak Krisna, hidup di luar kota bersama keluarganya. Tidak ada orang lain yang bisa dimintai jasanya. Di zaman yang semakin sibuk ini, orang lebih mementingkan kebutuhannya sendiri.

    Persetan dengan orang lain!

    Malam itu Pak Gunawan entah untuk yang ke berapa kalinya harus berjalan sendiri di koridor itu. Sore tadi ia pulang ke rumah untuk mengganti pakaian yang kotor, sementara isterinya menunggu Krisna anak bungsu mereka. Dua hari sekali hal itu ia lakukan sejak anaknya opname di rumah sakit umum terbesar di kotanya.

    Dan malam itu rasanya suasana koridor begitu sepi dan mencekam. Padahal beberapa kali ia berpapasan dengan para perawat dan dokter yang baru saja membezuk pasiennya. Dua kali ia disapa anggota satuan pengaman rumah sakit yang sudah ia kenal karena seringnya bertatap-muka. Tetapi semuanya itu tetap tak mampu mengusir rasa sepi dan kengerian yang yang muncul di dalam hatinya."
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi