
Skripsi
[SKRIPSI] Peran Self-Stigma terhadap Sikap Mencari Bantuan Psikologis Profesional
Masalah kesehatan mental pada mahasiswa terus meningkat,
namun pemanfaatan layanan psikologis profesional masih tergolong
rendah. ...
-
Code CallNo Lokasi Ketersediaan 19012026S4279 S4279 Ali p Laboratorium Psikologi UNPAD (Rak Skripsi) Tersedia -
Perpustakaan Fakultas PsikologiJudul Seri -No. Panggil S4279 Ali pPenerbit Fakultas Psikologi UNPAD : Jatinangor., 2026 Deskripsi Fisik xviii,; 248 hlm,; 30cmBahasa IndonesiaISBN/ISSN 190110220008Klasifikasi S4279 Ali pTipe Isi -Tipe Media -Tipe Pembawa -Edisi -Subyek Info Detil Spesifik [SKRIPSI]Pernyataan Tanggungjawab Alifatunnisa` Hafidza -
Masalah kesehatan mental pada mahasiswa terus meningkat,
namun pemanfaatan layanan psikologis profesional masih tergolong
rendah. Salah satu faktor yang diduga berperan terhadap sikap mencari
bantuan psikologis profesional adalah self-stigma of seeking psychological
help, yaitu keyakinan bahwa mencari bantuan psikologis profesional akan
menurunkan nilai dan harga diri individu. Penelitian ini bertujuan untuk
menganalisis peran self-stigma terhadap sikap mencari bantuan psikologis
profesional pada mahasiswa S1 sederajat Indonesia usia 18–24 tahun serta
mengidentifikasi perbedaan kedua variabel berdasarkan jenis kelamin,
pengalaman mencari bantuan psikologis profesional sebelumnya, dan
kondisi kesehatan mental. Penelitian ini menggunakan pendekatan
kuantitatif dengan desain penelitian korelasional. Data dikumpulkan
secara daring dari 451 mahasiswa S1 sederajat Indonesia berusia 18–24
tahun yang diperoleh melalui convenience sampling. Pengukuran dilakukan
menggunakan Self-Stigma of Seeking Help Scale (SSOSH) dan Attitudes
Toward Seeking Professional Psychological Help Scale–Short Form (ATSPPH
SF). Dilakukan pembersihan data dan didapatkan 367 data mahasiswa
yang akhirnya dianalisis menggunakan regresi linear sederhana dan uji
beda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa self-stigma of seeking
psychological help berperan negatif secara signifikan terhadap sikap
mencari bantuan psikologis profesional (R² = 0,171; p < 0,001), sehingga
makin tinggi self-stigma, makin negatif sikap individu terhadap pencarian
bantuan psikologis profesional. Hasil uji beda menunjukkan bahwa self
stigma of seeking psychological help berbeda berdasarkan kondisi kesehatan
mental, tetapi tidak berbeda baik berdasarkan jenis kelamin maupun
pengalaman mencari bantuan psikologis profesional sebelumnya.
Sementara itu, sikap mencari bantuan psikologis profesional berbeda
berdasarkan jenis kelamin ataupun pengalaman mencari bantuan
psikologis profesional sebelumnya, tetapi tidak berbeda berdasarkan
kondisi kesehatan mental. Dengan demikian, penelitian ini menunjukkan
bahwa self-stigma of seeking psychological help merupakan salah satu faktor
yang berperan dalam membentuk sikap mencari bantuan psikologis
profesional pada mahasiswa S1 sederajat Indonesia usia 18–24 tahun. -
Tidak tersedia versi lain
-
Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.
//






