
Skripsi
[SKRIPSI] Hubungan Workplace Sedentary Behavior dengan Happiness pada Karyawan Perusahaan X
Pola perilaku sedentary menjadi perhatian seiring dengan terjadinya penurunan
aktivitas fisik di seluruh dunia. Selain menjadi faktor risiko ...
-
Code CallNo Lokasi Ketersediaan 19012026S4260 S4260 Can h Perpustakaan Fakultas Psikologi UNPAD (Rak Skripsi) Tersedia -
Perpustakaan Fakultas PsikologiJudul Seri -No. Panggil S4260 Can hPenerbit Fakultas Psikologi UNPAD : Jatinangor., 2026 Deskripsi Fisik xv,; 153 hlm,; 30cmBahasa IndonesiaISBN/ISSN 190110210020Klasifikasi S4260 Can hTipe Isi -Tipe Media -Tipe Pembawa -Edisi -Subyek Info Detil Spesifik [SKRIPSI]Pernyataan Tanggungjawab Candini Izdihar Nariswari -
Pola perilaku sedentary menjadi perhatian seiring dengan terjadinya penurunan
aktivitas fisik di seluruh dunia. Selain menjadi faktor risiko untuk penyakit tidak
menular, perilaku sedentary dikatakan juga dapat memengaruhi kondisi mental
individu. Kelompok pekerja kantor menjadi salah satu populasi yang menjadi
sorotan karena cenderung menghabiskan banyak waktu untuk duduk saat bekerja.
Penelitian ini bertujuan untuk melihat hubungan antara perilaku sedentary di
tempat kerja (workplace sedentary behavior) dan happiness. Terdapat dua analisis
yang dilakukan, yaitu uji korelasi antara workplace sedentary behavior dengan
happiness dan uji beda berdasarkan pengetahuan sedentary behavior dan tingkat
olahraga karyawan. Data dikumpulkan menggunakan alat ukur Occupational
Sedentary and Physical Activity Questionnaire (OSPAQ) dan Positive Affect and
Negative Affect Schedule (PANAS). Hasil analisis korelasi pada karyawan
Perusahaan X, Kota Bandung (N=63) menunjukkan bahwa tidak terdapat
hubungan signifikan antara workplace sedentary behavior dengan happiness di
tempat kerja, maupun dengan dimensi-dimensi positive affect dan negative affect.
Hasil uji beda menunjukkan bahwa kelompok karyawan yang mengetahui
sedentary behavior dan kelompok karyawan yang aktif berolahraga cenderung
menghabiskan lebih sedikit menghabiskan waktu untuk melakukan workplace
sedentary behavior dibandingkan yang tidak. Sementara itu, tidak ditemukan
perbedaan happiness antara karyawan yang aktif berolahraga dan yang tidak.
Terlepas dari perilaku sedentary yang dilakukan di tempat kerja, faktor-faktor
lainnya dapat berkorelasi lebih kuat dengan happiness yang dirasakan oleh
karyawan.
-
Tidak tersedia versi lain
-
Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.
//






