
Skripsi
[SKRIPSI] Pengaruh Strategi Regulasi Emosi terhadap Prokrastinasi Skripsi pada Mahasiswa Fakultas Psikologi Universitas Padjadjaran
Prokrastinasi dalam pengerjaan skripsi merupakan fenomena yang umum
terjadi pada mahasiswa dan dapat menimbulkan berbagai dampak psikologis
-
Code CallNo Lokasi Ketersediaan 19012026S4243 S4243 Kay p Perpustakaan Fakultas Psikologi UNPAD (Skripsi) Tersedia -
Perpustakaan Fakultas PsikologiJudul Seri -No. Panggil S4243 Kay pPenerbit Fakultas Psikologi UNPAD : Jatinangor., 2026 Deskripsi Fisik xiv,; 21 x 29,5 cm 79 hlmBahasa IndonesiaISBN/ISSN 190110220152Klasifikasi S4243 Kay pTipe Isi -Tipe Media -Tipe Pembawa -Edisi -Subyek Info Detil Spesifik [SKRIPSI]Pernyataan Tanggungjawab Kayla Shafa Zahrani -
Prokrastinasi dalam pengerjaan skripsi merupakan fenomena yang umum
terjadi pada mahasiswa dan dapat menimbulkan berbagai dampak psikologis
maupun akademik yang merugikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui
pengaruh strategi regulasi emosi, yang direpresentasikan melalui cognitive
reappraisal dan expressive suppression, terhadap prokrastinasi skripsi pada
mahasiswa Fakultas Psikologi Universitas Padjadjaran. Penelitian ini
menggunakan pendekatan kuantitatif non-eksperimental korelasional dengan
melibatkan 130 mahasiswa aktif Fakultas Psikologi Universitas Padjadjaran yang
sedang menyusun skripsi. Responden dipilih melalui teknik simple random
sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan alat ukur Emotion
Regulation Questionnaire (ERQ) dan Thesis-Writing Procrastination Scale (TWPS). Data dianalisis menggunakan teknik regresi linear berganda. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa cognitive reappraisal dan expressive suppression secara
simultan berpengaruh signifikan terhadap prokrastinasi skripsi (F = 3,495; p =
0,033 < 0,05), dengan kedua variabel menjelaskan 5,2% variansi prokrastinasi
skripsi. Secara parsial, cognitive reappraisal tidak berpengaruh signifikan terhadap
prokrastinasi skripsi (B = -0,032; p = 0,749 > 0,05), sedangkan expressive
suppression berpengaruh positif signifikan terhadap prokrastinasi skripsi (B =
0,275; p = 0,010 < 0,05). Temuan ini menunjukkan bahwa kecenderungan
mahasiswa untuk menekan ekspresi emosi berkaitan dengan meningkatnya
kecenderungan prokrastinasi skripsi, sedangkan kemampuan menilai kembali
situasi secara kognitif belum terbukti secara signifikan menurunkan prokrastinasi
skripsi.
-
Tidak tersedia versi lain
-
Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.
//






