
Skripsi
[SKRIPSI] FLOW, PERSONAL EXPRESSIVENESS, DAN INTEREST DALAM IDENTITY RELATED ACTIVITY YANG DILAKUKAN SISWA REMAJA
Remaja merupakan fase perkembangan yang erat kaitannya dengan proses
identity formation, sebagaimana digambarkan Erikson melalui krisis ...
-
Code CallNo Lokasi Ketersediaan 19012026S4234 S4234 Daf f Perpustakaan Fakultas Psikologi UNPAD (Rak Skripsi) Tersedia -
Perpustakaan Fakultas PsikologiJudul Seri -No. Panggil S4234 Daf fPenerbit Fakultas Psikologi UNPAD : Jatinangor., 2026 Deskripsi Fisik xvii,; 132 hlm,: Ill 30 cm.Bahasa IndonesiaISBN/ISSN 190110220129Klasifikasi S4234 Daf fTipe Isi -Tipe Media -Tipe Pembawa -Edisi -Subyek Info Detil Spesifik [SKRIPSI]Pernyataan Tanggungjawab Daffa` Mulya Rahman Sulistya -
Remaja merupakan fase perkembangan yang erat kaitannya dengan proses
identity formation, sebagaimana digambarkan Erikson melalui krisis identity vs
identity confusion. Penelitian di Indonesia banyak mengkaji peran interaksi
lingkungan—keluarga, sekolah, media sosial, dan budaya—dalam identity
formation remaja, namun penelitian yang mengeksplorasi peran subjective
experience dari aktivitas yang dilakukan remaja masih sangat terbatas. Penelitian
ini bertujuan menggambarkan subjective experience yang timbul dari identity
related activities pada siswa remaja Hayat School, sebuah sekolah alam dengan
personalized curriculum. Subjective experience terdiri atas tiga dimensi—flow,
personal expressiveness, dan interest—yang merupakan komponen motivasi
intrinsik menurut Waterman et al. (2003). Penelitian menggunakan pendekatan
kuantitatif dengan rancangan deskriptif, melibatkan 21 siswa remaja berusia
13–18 tahun yang dipilih melalui total sampling. Data dikumpulkan menggunakan
Personally Expressive Activity Questionnaire–Brief (PEAQ-B) versi adaptasi
Indonesia, lalu dianalisis dengan statistik deskriptif dan uji beda nonparametrik U
Mann-Whitney. Hasil menunjukkan siswa remaja Hayat School secara umum
mengalami subjective experience yang tinggi dalam aktivitas pilihan mereka,
dengan rata-rata skor flow (M = 4,85), personal expressiveness (M = 5,08), dan
interest (M = 5,61) berada di atas titik tengah skala, serta mayoritas partisipan
berada pada kategori tinggi untuk interest (95,2%), flow (76,2%), dan personal
expressiveness (71,4%). Tidak ditemukan perbedaan signifikan berdasarkan jenis
kelamin, usia, maupun jenjang pendidikan. Aktivitas berbasis nilai (value)
menghasilkan skor personal expressiveness dan interest tertinggi, aktivitas sosial
menghasilkan flow tertinggi, dan aktivitas rekreasi aktif paling dominan dipilih
partisipan. Temuan ini memperkuat konsep transitional activities sebagai
jembatan eksplorasi identitas remaja, menegaskan bahwa identity related activities
mampu memunculkan subjective experience yang berperan dalam proses
discovery identitas, serta menunjukkan bahwa Hayat School berperan sebagai
wadah fasilitatif yang menyediakan ruang eksplorasi bagi siswa untuk
menemukan aktivitas yang selaras dengan diri mereka.
-
Tidak tersedia versi lain
-
Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.
//






