
Skripsi
[SKRIPSI] STUDI KUALITATIF: PENGALAMAN MINDLESS SCROLLING PADA MAHASISWA GENERASI Z PENGGUNA TIKTOK
Mindless scrolling telah menjadi bagian dari keseharian digital mahasiswa
Generasi Z, namun literatur yang ada masih didominasi pendekatan ...
-
Code CallNo Lokasi Ketersediaan 19012026S4238 S4238 Mah s Perpustakaan Fakultas Psikologi UNPAD (Rak Skripsi) Tersedia -
Perpustakaan Fakultas PsikologiJudul Seri -No. Panggil S4238 Mah sPenerbit Fakultas Psikologi UNPAD : Jatinangor., 2026 Deskripsi Fisik xv,; 264 hlm,; 30cmBahasa IndonesiaISBN/ISSN 190110220146Klasifikasi S4238 Mah sTipe Isi -Tipe Media -Tipe Pembawa -Edisi -Subyek Info Detil Spesifik [SKRIPSI]Pernyataan Tanggungjawab Mahesa Die Ningrat -
Mindless scrolling telah menjadi bagian dari keseharian digital mahasiswa
Generasi Z, namun literatur yang ada masih didominasi pendekatan kuantitatif
berbasis durasi dan frekuensi, sehingga menyisakan celah pemahaman mengenai
dinamika psikologis dan pemaknaan subjektif mahasiswa terhadap pengalaman
tersebut. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan bagaimana mahasiswa
Generasi Z mengalami mindless scrolling pada TikTok serta makna yang mereka
berikan terhadap pengalaman tersebut. Pendekatan kualitatif digunakan melalui
Interpretative Phenomenological Analysis (IPA). Data dikumpulkan dari empat
mahasiswa berusia 21-22 tahun melalui purposive sampling dan wawancara
mendalam semi-terstruktur, kemudian dianalisis secara idiografis melalui analisis
kasus-per-kasus dan lintas kasus. Ditemukan lima Group Experiential Theme,
yaitu (1) Gerak yang Mendahului Kesadaran; (2) Lebih dari Satu Alasan
Membuka; (3) Terseret hingga Sesi Berakhir; (4) Jejak yang Tertinggal; dan (5)
Antara Berusaha, Kembali, dan Merasa Cukup. Hasil penelitian menunjukkan
bahwa secara lintas partisipan, mindless scrolling lebih tepat dipahami sebagai
gradasi yang dinamis antara kondisi nirsadar hingga sadar penuh alih-alih kategori
yang tetap, yang dalam penelitian ini dipahami melalui lensa regulasi diri,
kebiasaan, dan disonansi kognitif. Satu kasus menonjol secara khas, yaitu
partisipan yang membuka TikTok dengan niat yang jelas namun tetap mengalami
kemunculan sifat mindless di tengah sesi ketika niat itu terkikis oleh arus konten,
dan menjadi satu-satunya yang meredakan disonansi yang menyertainya menjadi
sebuah prinsip pribadi bahwa TikTok sebaiknya dibuka dengan tujuan yang jelas.
Temuan ini memperkaya pemahaman psikologis atas perilaku digital pasif serta
dapat menjadi dasar refleksi diri mahasiswa dan perancangan program edukasi
penggunaan media sosial secara sadar di lingkungan kampus.
-
Tidak tersedia versi lain
-
Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.
//






