Detail Cantuman

No image available for this title

Skripsi  

[SKRIPSI] Hubungan Perceived Parental Invovelment dengan Self-Expansion pada Mahasiswa Baru Universitas Padjadjaran


Mahasiswa baru berada pada tahap emerging adulthood, yaitu masa transisi yang
menuntut kemandirian sekaligus tetap melibatkan peran orang tua ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    19012026S4239S4239 Yas hPerpustakaan Fakultas Psikologi UNPAD (Rak Skripsi)Tersedia
  • Perpustakaan
    Fakultas Psikologi
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    S4239 Yas h
    Penerbit Fakultas Psikologi UNPAD : Jatinangor.,
    Deskripsi Fisik
    xiv, 107 hlm., 30 cm
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    190110220061
    Klasifikasi
    S4239 Yas h
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    Info Detil Spesifik
    [SKRIPSI]
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Mahasiswa baru berada pada tahap emerging adulthood, yaitu masa transisi yang
    menuntut kemandirian sekaligus tetap melibatkan peran orang tua dalam proses
    penyesuaian diri dan pengembangan potensi diri mereka, atau yang dikenal
    sebagai self-expansion. Self-expansion merupakan motivasi fundamental manusia
    untuk memperluas kapasitas diri melalui perolehan perspektif baru, identitas baru,
    dan sumber daya baru, yang berkontribusi terhadap pembentukan identitas dan
    kesejahteraan psikologis individu. Bagi mahasiswa baru yang sedang mengalami
    transisi peran dan mulai lepas dari orang tua, self-expansion menjadi penting
    untuk dikembangkan agar mereka dapat beradaptasi secara optimal dan
    membentuk identitas diri yang matang di tengah tuntutan kemandirian tersebut.
    Penelitian ini bertujuan untuk menguji hubungan antara persepsi keterlibatan
    orang tua (perceived parental involvement) dengan self-expansion pada
    mahasiswa baru Universitas Padjadjaran, menggunakan pendekatan kuantitatif
    korelasional dengan teknik purposive sampling. Subjek penelitian ini adalah 117
    mahasiswa baru dari 17 fakultas yang memiliki kedua orang tua lengkap, terdiri
    atas 26 mahasiswa laki-laki (22,2%) dan 91 mahasiswa perempuan (77,8%).
    Instrumen yang digunakan meliputi Reported Father Involvement Scale (RFIS)
    dan Reported Mother Involvement Scale (RMIS) untuk mengukur persepsi
    keterlibatan orang tua, serta Self-Expansion Preference Scale (SEPS) untuk
    mengukur self-expansion. Data dianalisis menggunakan uji korelasi Spearman's
    rho karena data tidak berdistribusi normal. Hasil menunjukkan bahwa mayoritas
    responden (91,5%) memiliki self-expansion kategori sedang (M = 100,18),
    sementara persepsi keterlibatan orang tua sebagian besar berada pada kategori
    tinggi (66,7%; M = 157,21). Tidak terdapat hubungan signifikan antara persepsi
    keterlibatan orang tua dan skor total self-expansion (ρ = -0,112, p = 0,228),
    sehingga hipotesis utama penelitian ini ditolak. Meskipun demikian, temuan pada
    level yang lebih spesifik mengindikasikan bahwa persepsi keterlibatan orang tua
    tetap memiliki kaitan psikologis dengan kecenderungan mahasiswa baru untuk
    memperluas maupun mempertahankan diri mereka.
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi