Detail Cantuman

No image available for this title

Skripsi  

[SKRIPSI] PERAN FUTURE TIME PERSPECTIVE TERHADAP SELF-REGULATION PADA KARYAWAN GENERASI Z DI JAKARTA


Karyawan Generasi Z di Jakarta menghadapi tekanan urban yang tinggi dan
kecemasan masa depan, kondisi yang berpotensi ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    19012026S4219S4219 Den pPerpustakaan Fakultas Psikologi UNPAD (Rak Skripsi)Tersedia
  • Perpustakaan
    Fakultas Psikologi
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    S4219 Den p
    Penerbit Fakultas Psikologi UNPAD : Jatinangor.,
    Deskripsi Fisik
    xiii,; 232 hlm,: Ill 30 cm.
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    190110220020
    Klasifikasi
    S4219 Den p
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    Info Detil Spesifik
    [SKRIPSI]
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Karyawan Generasi Z di Jakarta menghadapi tekanan urban yang tinggi dan
    kecemasan masa depan, kondisi yang berpotensi menghambat kemampuan
    regulasi diri mereka. Meski orientasi terhadap masa depan secara teoretis diyakini
    dapat mendorong perilaku yang terarah, belum ada penelitian yang secara spesifik
    menguji peran Future Time Perspective (FTP) terhadap self-regulation pada
    populasi ini. Penelitian ini bertujuan untuk menguji peran Future Time Perspective
    terhadap self-regulation pada karyawan Generasi Z di Jakarta. Penelitian
    menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain non-eksperimental
    cross-sectional . Partisipan berjumlah 101 karyawan Generasi Z yang bekerja di
    Jakarta, yang diperoleh melalui teknik convenience sampling . Future Time
    Perspective diukur menggunakan Future Time Perspective Scale (FTPS) dari
    Husman dan Shell (2008) yang telah dimodifikasi, sedangkan self-regulation
    diukur menggunakan Short Self-Regulation Questionnaire (SSRQ) dari Neal dan
    Carey (2005). Data dikumpulkan melalui kuesioner daring pada Juni 2026 dan
    dianalisis menggunakan teknik regresi linear sederhana. Hasil analisis
    menunjukkan bahwa Future Time Perspective terbukti memiliki peran yang
    signifikan dan positif terhadap self-regulation pada karyawan Generasi Z di
    Jakarta. Dimensi connectedness tercatat memiliki rata-rata empirik tertinggi,
    mencerminkan cara pandang pragmatis karyawan dalam memaknai aktivitas
    harian sebagai instrumen menuju tujuan jangka panjang, sementara dimensi
    tempo, yang merepresentasikan persepsi laju hidup yang stabil dan selaras dengan
    arah hidup, justru menunjukkan korelasi terkuat dengan self-regulation secara
    keseluruhan. Pola hubungan antar-dimensi juga menunjukkan bahwa
    connectedness dan extension lebih berkaitan dengan goal setting , sedangkan value
    dan tempo lebih berkaitan dengan impulse control. Penelitian ini menyimpulkan
    bahwa FTP berperan sebagai determinan kognitif-afektif yang krusial bagi
    self-regulation karyawan Generasi Z di Jakarta sehingga penguatan FTP perlu
    mempertimbangkan aspek kognitif maupun afektif secara bersamaan.
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi