
Skripsi
[SKRIPSI] Dinamika dan Faktor-Faktor yang Memengaruhi Parenting Self-Efficacy pada Ibu Bekerja dengan Anak Usia Prasekolah di Jakarta
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan gambaran dinamika
parenting self-efficacy pada ibu bekerja dengan anak usia prasekolah di ...
-
Code CallNo Lokasi Ketersediaan 19012026S4230 S4230 Alf d Laboratorium Psikologi UNPAD (Rak Skripsi) Tersedia -
Perpustakaan Fakultas PsikologiJudul Seri -No. Panggil S4230 Alf dPenerbit Fakultas Psikologi UNPAD : Jatiangor., 2026 Deskripsi Fisik xiii,; 475 hlm,: Ill 30 cm.Bahasa EnglishISBN/ISSN 190110220024Klasifikasi S4230 Alf dTipe Isi -Tipe Media -Tipe Pembawa -Edisi -Subyek Info Detil Spesifik [SKRIPSI]Pernyataan Tanggungjawab Alifia Shafa Asfahani -
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan gambaran dinamika
parenting self-efficacy pada ibu bekerja dengan anak usia prasekolah di Jakarta,
serta
mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhinya. Parenting
self-efficacy dipahami sebagai estimasi diri orang tua terhadap kemampuan
mereka dalam memengaruhi perilaku dan perkembangan anak secara positif
(Coleman dan Karraker, 2000), yang dikaji melalui lima dimensi, yaitu
achievement,recreation,
discipline,
nurturance,
dan health. Penelitian
menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode wawancara
semi-structured dan jurnal pribadi. Partisipan berjumlah enam ibu bekerja di
Jakarta yang memiliki anak pertama berusia 4–6 tahun, bekerja minimal tujuh jam
per hari di kantor, dan memiliki pasangan berpenghasilan tetap. Data wawancara
dianalisis menggunakan analisis tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa
parenting self-efficacy ibu bekerja bersifat dinamis dan situasional, berfluktuasi
sesuai dimensi pengasuhan, ketersediaan waktu, kondisi energi, dan konteks yang
dihadapi. Pada dimensi achievement dan recreation, ibu menunjukkan keterlibatan
aktif namun kerap merasa kurang optimal di hari kerja akibat keterbatasan waktu,
sehingga menempuh strategi kompensasi seperti les tambahan dan pemaksimalan
waktu akhir pekan. Pada dimensi discipline, keyakinan ibu dalam menetapkan
aturan cukup kuat, namun konsistensinya kerap terganggu oleh koordinasi dengan
pengasuh dan anggota keluarga lain. Pada dimensi nurturance, kualitas respons
emosional ibu dipengaruhi oleh kondisi kelelahan setelah bekerja. Pada dimensi
health, keyakinan ibu cenderung menurun ketika anak berada di luar pengawasan
langsung. Tiga kelompok faktor ditemukan memengaruhi parenting self-efficacy,
yaitu (1) faktor orang tua, meliputi kelelahan, manajemen waktu, pengetahuan
pengasuhan, dan persepsi stres; (2) faktor anak, meliputi temperamen, kondisi
kesehatan, dan karakteristik perkembangan masa golden age; dan (3) kondisi
ekologis, terutama dukungan pasangan, keterlibatan keluarga besar, dan
lingkungan kerja yang supportive, yang juga menjadi faktor protektif. Temuan ini
menegaskan perlunya pemahaman kontekstual terhadap parenting self-efficacy ibu
bekerja di Indonesia, sekaligus memberikan dasar bagi pengembangan intervensi
psikologis yang relevan bagi kelompok ini.
-
Tidak tersedia versi lain
-
Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.
//






