Detail Cantuman

No image available for this title

Skripsi  

[SKRIPSI] Hubungan Religiusitas dengan Sikap Mahasiswa Muslim Fakultas Psikologi terhadap Hukuman bagi Remaja Pelaku Kekerasan Seksual: Studi pada Mahasiswa Fakultas Psikologi di Pulau Jawa


Kasus kekerasan seksual oleh remaja kerap memunculkan perdebatan mengenai
bentuk hukuman yang dianggap tepat. Meskipun sistem peradilan pidana ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    19012026S4223S4223 Azz hPerpustakaan Fakultas Psikologi UNPAD (Skripsi)Tersedia
  • Perpustakaan
    Fakultas Psikologi
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    S4223 Azz h
    Penerbit Fakultas Psikologi UNPAD : Jatinangor.,
    Deskripsi Fisik
    xvi,; 29 x 21 cm , 184 hlm,
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    190110220004
    Klasifikasi
    S4223 Azz h
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    Info Detil Spesifik
    [SKRIPSI]
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Kasus kekerasan seksual oleh remaja kerap memunculkan perdebatan mengenai
    bentuk hukuman yang dianggap tepat. Meskipun sistem peradilan pidana anak di
    Indonesia menekankan pemulihan, masyarakat memandang pendekatan tersebut
    tidak adil bagi korban dan berisiko meningkatkan residivisme. Di sisi lain,
    perspektif psikologi perkembangan menunjukkan bahwa remaja memiliki
    karakteristik yang berbeda dari orang dewasa, sehingga hukuman berat tidak
    selalu sesuai. Dalam konteks Indonesia yang mayoritas penduduknya Muslim,
    religiusitas menjadi relevan untuk dikaji karena ajaran Islam memuat prinsip
    pemidanaan yang dapat mengarah pada dukungan terhadap pembalasan,
    pencegahan, maupun perbaikan pelaku. Penelitian ini bertujuan untuk melihat
    hubungan antara religiusitas dengan sikap mahasiswa Muslim Fakultas Psikologi
    terhadap hukuman bagi remaja pelaku kekerasan seksual. Penelitian
    menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Data
    dikumpulkan melalui kuesioner daring pada 226 mahasiswa Muslim Fakultas
    Psikologi dari 40 perguruan tinggi di Pulau Jawa. Instrumen yang digunakan
    adalah Four Basic Dimensions of Religiousness (4-BDRS) dan Skala Sikap
    terhadap Hukuman bagi Remaja Pelaku Kekerasan Seksual yang mencakup
    dimensi retributif, utilitarian, dan rehabilitatif. Hasil penelitian menunjukkan
    bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan antara religiusitas dengan sikap
    terhadap hukuman bagi remaja pelaku kekerasan seksual. Namun, ditemukan
    hubungan positif yang signifikan antara dimensi believing dengan sikap utilitarian
    dan rehabilitatif, serta antara dimensi behaving dengan sikap retributif, utilitarian,
    dan rehabilitatif. Selain itu, pertimbangan terhadap karakteristik perkembangan
    remaja berhubungan negatif dengan sikap utilitarian. Temuan ini menyoroti
    pentingnya memahami religiusitas sebagai konstruk multidimensional karena
    setiap dimensinya memiliki fungsi psikologis yang berbeda. Sikap terhadap
    hukuman bagi remaja pelaku kekerasan seksual juga merupakan fenomena yang
    kompleks dan tidak hanya berkaitan dengan religiusitas, tetapi juga dengan
    pertimbangan terhadap karakteristik perkembangan remaja.
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi