Detail Cantuman

No image available for this title

Skripsi  

[SKRIPSI] Gambaran Marriage Readiness pada Individu yang Memilih Taaruf sebagai Persiapan Menuju Pernikahan


Taaruf semakin berkembang di Indonesia sebagai alternatif persiapan menuju
pernikahan yang dinilai sesuai syariat Islam. Penelitian terdahulu ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    19012026S4224S4224 Sha gPerpustakaan Fakultas Psikologi UNPAD (Skripsi)Tersedia
  • Perpustakaan
    Fakultas Psikologi
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    S4224 Sha g
    Penerbit Fakultas Psikologi UNPAD : Jatinangor.,
    Deskripsi Fisik
    xii,; 29 x 21 cm , 99 hlm,
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    190110220029
    Klasifikasi
    S4224 Sha g
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    Info Detil Spesifik
    [SKRIPSI]
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Taaruf semakin berkembang di Indonesia sebagai alternatif persiapan menuju
    pernikahan yang dinilai sesuai syariat Islam. Penelitian terdahulu menunjukkan
    bahwa pasangan yang menikah melalui taaruf mampu mencapai penyesuaian dan
    kepuasan pernikahan yang baik, namun gambaran kesiapan menikah pada tahap
    sebelum pernikahan masih belum banyak diketahui. Penelitian ini menggunakan
    pendekatan kuantitatif deskriptif pada 117 responden berusia 20–30 tahun yang
    memilih taaruf, diukur menggunakan Inventori Kesiapan Menikah (Wiryasti,
    2004; α = 0.806). Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden
    berada pada tingkat marriage readiness sedang (M = 198.95, SD = 12.76). Aspek
    agama, perubahan pada pasangan dan pola hidup, serta pembagian peran
    suami-istri secara konsisten menunjukkan skor yang tinggi pada seluruh tingkat,
    mencirikan kekhasan individu yang memilih taaruf. Sementara itu, aspek
    keuangan, anak dan pengasuhan, minat dan pemanfaatan waktu luang, latar
    belakang pasangan dan relasi keluarga besar, serta komunikasi menunjukkan skor
    yang lebih bervariasi, dengan variasi pada aspek keuangan berkaitan dengan
    kondisi penghasilan responden, sedangkan pada keempat aspek lainnya belum
    ditemukan faktor demografi yang menjelaskannya. Penelitian selanjutnya
    disarankan untuk mengkaji arah keterkaitan taaruf dengan ketiga aspek yang
    konsisten tinggi, serta faktor individual lain yang mungkin berkontribusi pada
    keempat aspek yang bervariasi tersebut.
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi