
Skripsi
[SKRIPSI] STUDI KOMPARATIF: PERBEDAAN KEMAMPUAN TASK SWITCHING MAHASISWA PEMAIN REGULER MLBB DAN BUKAN PEMAIN MLBB
Mobile Legends: Bang Bang (MLBB) adalah video game yang populer
dimainkan di Indonesia berdasarkan survey APJII pada tahun 2025. MLBB
-
Code CallNo Lokasi Ketersediaan 19012026S4213 S4213 Chr s Perpustakaan Fakultas Psikologi UNPAD (Skripsi) Tersedia -
Perpustakaan Fakultas PsikologiJudul Seri -No. Panggil S4213 Chr sPenerbit Fakultas Psikologi UNPAD : Jatinangor., 2026 Deskripsi Fisik xiiv,; 29 x 21 cm , 70 hlm,Bahasa IndonesiaISBN/ISSN 190110220107Klasifikasi S4213 Chr sTipe Isi -Tipe Media -Tipe Pembawa -Edisi -Subyek Info Detil Spesifik [SKRIPSI]Pernyataan Tanggungjawab Christopher Natanael Yarman -
Mobile Legends: Bang Bang (MLBB) adalah video game yang populer
dimainkan di Indonesia berdasarkan survey APJII pada tahun 2025. MLBB
sendiri termasuk ke dalam action video game dimana dikatakan bahwa pemain
action video game memiliki kemampuan task switching yang lebih baik
dibandingkan dengan bukan pemain action video game. Bersumber dari Koch et
al. (2018) dan Monsell (2003), task switching adalah salah satu paradigma dalam
kemampuan multitasking yang diukur melalui switch cost dan mixed cost.
Penelitian-penelitian terkait kemampuan task switching dengan action video game
terdahulu didominasi oleh video game seperti LoL ataupun DoTA dan terdapat
pernyataan dari mahasiswa pemain MLBB bahwa MLBB tidak terlalu
berpengaruh terhadap peningkatan kemampuan task switching mereka. Maka dari
itulah, muncul penelitian ini dengan tujuan untuk melihat apakah terdapat
perbedaan secara signifikan pada kemampuan task switching mahasiswa pemain
reguler MLBB dan bukan pemain MLBB.
Penelitian ini dilakukan dengan model penelitian kuantitatif yaitu ex post
facto (Christensen, 2007). Sampel penelitian dipilih menggunakan purposive
sampling dengan menerapkan kriteria inklusif pada masing-masing grup.
Pemilihan partisipan ini dilakukan secara online menggunakan bantuan Google
Form untuk melihat kesesuaian calon partisipan serta melihat kesediaan mengikuti
penelitian. Para partisipan yang terpilih nantinya akan terbagi ke dalam grup yang sesuai lalu mengerjakan alat ukur kemampuan task switching, bernama CVOE
task, secara online melalui website PsyToolkit. Dalam alat ukur ini, partisipan
akan diukur lama waktu respon (reaction time) untuk mengerjakan satu tugas dan
hal ini akan diolah secara terpisah untuk masing-masing grup. Hasil yang
didapatkan nantinya akan dibandingkan antar grup (between group) menggunakan
Microsoft Excel.
Penelitian ini diikuti sebanyak 41 mahasiswa aktif di Indonesia. Sebanyak
27 mahasiswa tergabung ke dalam grup mahasiswa bukan pemain MLBB dan
sisanya tergabung ke dalam grup mahasiswa pemain reguler MLBB. Hasil
penelitian menunjukkan bahwa tidak ditemukan adanya perbedaan yang
signifikan antara mahasiswa pemain reguler MLBB dengan grup mahasiswa
bukan pemain MLBB dalam nilai switch cost maupun mixed cost. Hal ini dapat
terjadi mungkin dikarenakan beberapa hal seperti kompleksitas kognitif yang
tidak dapat diakomodasi sepenuhnya melalui permainan video game dan adanya
perbedaan motorik yang dibutuhkan untuk bermain MLBB dengan mengerjakan
alat ukur kemampuan task switching. Apabila dilihat melalui nilai switch cost dan
mixed cost, mahasiswa pemain reguler MLBB memiliki kemampuan task
switching yang baik akan tetapi kemampuan itu terbatas pada konteks tertentu
seperti bermain video game MLBB.
-
Tidak tersedia versi lain
-
Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.
//






