Detail Cantuman

No image available for this title

Skripsi  

[SKRIPSI] EKSPLORASI PENGALAMAN INDIVIDU DEWASA AWAL DALAM MELAKUKAN EXPERIENTIAL PURCHASING YANG DIDASARI OLEH HAPPINESS NORM


Meningkatnya tren experiential purchasing secara global mencerminkan
pergeseran signifikan dalam pola konsumsi masyarakat yang kini

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    19012026S4210S4210 Jes ePerpustakaan Fakultas Psikologi UNPAD (Skripsi)Tersedia
  • Perpustakaan
    Fakultas Psikologi
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    S4210 Jes e
    Penerbit Fakultas Psikologi UNPAD : Jatinangor.,
    Deskripsi Fisik
    xii,; 29 x 21 cm , 225 hlm,
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    190110220013
    Klasifikasi
    S4210 Jes e
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    Info Detil Spesifik
    [SKRIPSI]
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Meningkatnya tren experiential purchasing secara global mencerminkan
    pergeseran signifikan dalam pola konsumsi masyarakat yang kini
    memprioritaskan pembelian bersifat pengalaman dibandingkan materi. Penelitian
    ini mengeksplorasi fenomena experiential purchasing pada individu dewasa awal
    yang didasari oleh happiness norm, yaitu norma sosial yang mendorong individu
    untuk mencapai dan menampilkan kebahagiaan. Studi ini bertujuan untuk
    memenuhi celah pengetahuan mengenai cara happiness norm diinternalisasi dan
    mendasari keputusan experiential purchasing dalam konteks budaya kolektivis di
    Indonesia. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan metode
    interpretative phenomenological analysis (IPA), melalui wawancara yang
    mendalam terhadap 5 partisipan dewasa awal yang berdomisili di Jakarta. Hasil
    penelitian mengidentifikasi 6 tema utama mengenai pemaknaan partisipan
    terhadap pengalaman experiential purchasing yang didasari oleh happiness norm.
    Kebahagiaan yang dimaknai sebagai standar hidup yang ideal mendorong
    experiential purchasing sebagai bentuk pursuit of happiness yang aktif. Individu
    melakukan berbagai strategi rasionalisasi dan regulasi emosi untuk memastikan
    tercapainya kebahagiaan. Meskipun happiness norm memicu tekanan psikologis,
    aspek sosial dari experiential purchasing dapat mengurangi dampak negatif dari
    tekanan yang dirasakan. Temuan ini memberikan kontribusi teoritis bagi ranah
    psikologi positif dan sosial, serta memberikan panduan praktis bagi industri
    pemasaran untuk mengoptimalkan aspek social sharing value guna meningkatkan
    kepuasan konsumen.
    Kata kunci: experiential purchasing, happiness norm, pursuit of happiness,
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi