
Skripsi
[SKRIPSI] Hubungan antara Stres Akademik dengan Psychological Well-Being pada Mahasiswa Baru Universitas Padjadjaran Angkatan 2025
Mahasiswa baru mengalami masa peralihan dari lingkungan sekolah ke perguruan
tinggi yang menuntut mereka untuk beradaptasi dengan lingkungan ...
-
Code CallNo Lokasi Ketersediaan 19012026S4205 S4205 Sab h Perpustakaan Fakultas Psikologi UNPAD (Skripsi) Tersedia -
Perpustakaan Fakultas PsikologiJudul Seri -No. Panggil S4205 Sab hPenerbit Fakultas Psikologi UNPAD : Jatinangor., 2026 Deskripsi Fisik viii,; 29 x 21 cm , 123 hlm,Bahasa IndonesiaISBN/ISSN 190110220064Klasifikasi S4205 Sab hTipe Isi -Tipe Media -Tipe Pembawa -Edisi -Subyek Info Detil Spesifik [SKRIPSI]Pernyataan Tanggungjawab Sabrina Nurfatimah -
Mahasiswa baru mengalami masa peralihan dari lingkungan sekolah ke perguruan
tinggi yang menuntut mereka untuk beradaptasi dengan lingkungan sosial yang
baru, perubahan sistem pembelajaran, serta tugas yang semakin kompleks.
Beberapa penelitian menemukan adanya hubungan negatif antara stres akademik
dan psychological well-being pada mahasiswa. Namun, penelitian serupa belum
dilakukan pada populasi mahasiswa baru di Universitas Padjadjaran. Penelitian ini
menggunakan pendekatan kuantitatif korelasional dan dilakukan menggunakan
teknik cluster sampling pada 214 mahasiswa baru. Alat ukur yang digunakan
adalah Perceived Academic Stress Scale (α = 0,750) dan Ryff’s Psychological
Well-Being (α = 0,923) yang menunjukkan tingkat reliabilitas yang baik. Hasil
analisis korelasi menggunakan uji Spearman’s Rho Correlation menunjukkan
terdapat hubungan negatif yang signifikan antara stres akademik dengan
psychological well-being (r = -0.568, p < .001) dan pada hasil analisis deskriptif,
ditemukan bahwa tingkat stres akademik dan psychological well-being mahasiswa
baru berada di kategori sedang. Kemudian, ditemukan pula hubungan terkuat
antardimensi pada dimensi persepsi diri akademik mahasiswa dengan dimensi
self-acceptance (r = -0.166, p < 0.05) dan hubungan terendah antardimensi pada
dimensi tuntutan perkuliahan dan ujian dengan dimensi autonomy (r = -0,142, p <
0,05). Temuan ini diharapkan mempertegas pentingnya program yang mendukung
peningkatan kesejahteraan psikologis serta program pendampingan yang dapat
memfasilitasi masa transisi perkuliahan mahasiswa baru.
-
Tidak tersedia versi lain
-
Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.
//






