Detail Cantuman

No image available for this title

Skripsi  

[SKRIPSI] STUDI KUALITATIF: PSYCHOSOCIAL CONCERNS PADA EMERGING ADULT DENGAN PENYAKIT INFLAMMATORY BOWEL DISEASE (IBD) DI INDONESIA


Emerging adulthood (18–29 tahun) merupakan fase perkembangan yang sarat
ketidakpastian normatif, dan kompleksitasnya meningkat ketika ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    19012026S4206S4206 Sho sPerpustakaan Fakultas Psikologi UNPAD (Skripsi)Tersedia
  • Perpustakaan
    Fakultas Psikologi
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    S4206 Sho s
    Penerbit Fakultas Psikologi UNPAD : Jatinangor.,
    Deskripsi Fisik
    xiii,; 29 x 21 cm , 206 hlm,
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    190110220092
    Klasifikasi
    S4206 Sho s
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    Info Detil Spesifik
    [SKRIPSI]
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Emerging adulthood (18–29 tahun) merupakan fase perkembangan yang sarat
    ketidakpastian normatif, dan kompleksitasnya meningkat ketika individu
    menghadapi penyakit kronis seperti Inflammatory Bowel Disease (IBD) yang
    bersifat relaps–remisi serta belum dapat disembuhkan. Di Indonesia, kajian IBD
    masih berfokus pada aspek klinis, sementara dimensi psikososialnya belum
    banyak dieksplorasi, khususnya pada fase emerging adulthood. Penelitian ini
    bertujuan memberikan gambaran psychosocial concerns yang dialami emerging
    adult dengan IBD di Indonesia. Penelitian menggunakan desain deskriptif
    kualitatif. Subjek terdiri atas delapan partisipan perempuan berusia 18–29 tahun
    yang telah didiagnosis IBD oleh dokter spesialis minimal tiga bulan dan dipilih
    melalui purposeful sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara
    semi-terstruktur secara daring. Data dianalisis dengan thematic analysis (Braun &
    Clarke, 2006), serta dilengkapi peer debriefing bersama expert qualitative
    researcher. Temuan penelitian mendapatkan enam tema, yaitu (1) living with an
    IBD body that goes off the rails is exhausting; (2) an unsettled mind in living with
    IBD; (3) living with social invalidation and interpersonal struggles; (4) struggling
    through the demands of long-term IBD care; (5) disruption of identity and future
    trajectory; dan (6) building resilience through support and adaptation. Penelitian
    menyimpulkan bahwa psychosocial concerns pada emerging adult dengan IBD di
    Indonesia merupakan satu pengalaman biopsikososial yang saling berkaitan,
    dengan proses penilaian kognitif (appraisal) dan coping sebagai mekanisme yang
    menjembatani kondisi biologis dan sosial sekaligus mengganggu tugas
    perkembangan utama, yaitu pembentukan identitas dan relasi. Meskipun
    demikian, partisipan tidak bersikap pasif, melainkan secara aktif mengerahkan
    dukungan sosial, pemaknaan ulang, spiritualitas, dan teknologi AI untuk memperoleh kembali rasa kontrol dan kebermaknaan hidup.
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi