
Skripsi
[SKRIPSI] HUBUNGAN ANTARA PARENTIFICATION DAN PERFECTIONISM DALAM HUBUNGAN ROMANTIS PADA INDIVIDU DEWASA AWAL
Membangun keintiman dan komitmen terhadap pasangan romantis
merupakan salah satu tugas perkembangan utama pada masa dewasa awal.
Namun, ...
-
Code CallNo Lokasi Ketersediaan 19012026S4203 S4203 Sit h Perpustakaan Fakultas Psikologi UNPAD (Skripsi) Tersedia -
Perpustakaan Fakultas PsikologiJudul Seri -No. Panggil S4203 Sit hPenerbit Fakultas Psikologi UNPAD : Jatinangor., 2026 Deskripsi Fisik xiii,; 29 x 21 cm , 99 hlm,Bahasa IndonesiaISBN/ISSN 190110220155Klasifikasi S4203 Sit hTipe Isi -Tipe Media -Tipe Pembawa -Edisi -Subyek Info Detil Spesifik [SKRIPSI]Pernyataan Tanggungjawab Siti Nur Asyifaa Zhafirah -
Membangun keintiman dan komitmen terhadap pasangan romantis
merupakan salah satu tugas perkembangan utama pada masa dewasa awal.
Namun, pengalaman relasional dalam keluarga, seperti parentification, diduga
berkaitan dengan karakteristik individual yang dapat memengaruhi kualitas
hubungan romantis, salah satunya adalah perfectionism. Penelitian ini
bertujuan untuk mengetahui hubungan antara parentification dan perfectionism
dalam hubungan romantis pada individu dewasa awal. Penelitian ini
menggunakan pendekatan kuantitatif dengan studi korelasional. Partisipan
penelitian berjumlah 158 individu dewasa awal berusia 20-39 tahun yang
sedang menjalin hubungan romantis. Parentification diukur menggunakan
Parentification Questionnaire (PQ), sedangkan perfectionism dalam hubungan
romantis diukur menggunakan Romantic Relationship Perfectionism Scale
(RRPS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif yang
signifikan namun lemah antara parentification dan romantic relationship
perfectionism pada individu dewasa awal (r(156) = 0,221, p = 0,005). Hasil
penelitian ini menunjukkan bahwa semakin tinggi pengalaman parentification
yang dialami individu, semakin tinggi pula kecenderungan perfectionism dalam
hubungan romantis, meskipun kecenderungan tersebut lemah.
-
Tidak tersedia versi lain
-
Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.
//






