Detail Cantuman

No image available for this title

Skripsi  

[SKRIPSI] Studi Kualitatif Perbedaan Motivasi Penggunaan Kosmetik Halal Pada Perempuan Generasi Z Muslim dan Non-Muslim Menggunakan Collective Case Study


Penggunaan kosmetik halal di Indonesia mengalami peningkatan dan tidak
hanya terjadi pada konsumen Muslim, tetapi juga non-muslim. Fenomena ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    19012026S4204S4204 Ami sPerpustakaan Fakultas Psikologi UNPAD (Skripsi)Tersedia
  • Perpustakaan
    Fakultas Psikologi
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    S4204 Ami s
    Penerbit Fakultas Psikologi UNPAD : Jatinangor.,
    Deskripsi Fisik
    xv,; 29 x 21 cm , 207 hlm,
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    190110220167
    Klasifikasi
    S4204 Ami s
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    Info Detil Spesifik
    [SKRIPSI]
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Penggunaan kosmetik halal di Indonesia mengalami peningkatan dan tidak
    hanya terjadi pada konsumen Muslim, tetapi juga non-muslim. Fenomena ini
    menunjukkan bahwa penggunaan kosmetik halal dipengaruhi oleh berbagai faktor
    di luar pertimbangan agama. Penelitian ini bertujuan untuk memahami motivasi
    penggunaan kosmetik halal pada perempuan Generasi Z muslim dan non-muslim.
    Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain collective case
    study. Data diperoleh melalui wawancara semi-terstruktur dan photovoice
    terhadap empat perempuan Generasi Z berusia 18-25 tahun yang menggunakan
    kosmetik berlogo halal, terdiri dari dua partisipan muslim dan dua partisipan
    non-muslim. Analisis data dilakukan menggunakan thematic analysis. Hasil
    penelitian menghasilkan tiga tema utama, yaitu (1) More Than a Label, (2)
    Beyond The Label: My Cosmetics, My Choice, serta (3) From Choice, To Lifestyle.
    Temuan menunjukkan bahwa partisipan muslim dan non-muslim sama-sama
    mempertimbangkan keamanan, kualitas, kecocokan produk, pengalaman
    penggunaan, dan kepercayaan terhadap produk. Perbedaannya terletak pada
    pemaknaan kehalalan, di mana partisipan muslim mengaitkannya dengan nilai
    agama dan ibadah, sedangkan partisipan non-muslim memaknainya sebagai indikator keamanan, kualitas, dan kredibilitas produk.
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi