
Skripsi
[SKRIPSI] KETERLIBATAN AYAH DAN DETERMINANNYA: PERAN SIKAP GENDER DAN PERSEPSI DIRI AYAH DALAM PEMBAGIAN TUGAS PENGASUHAN ANAK USIA 2-5 TAHUN
Pembagian tugas pengasuhan antara kedua orang tua merupakan indikator penting
keterlibatan ayah dalam keluarga, yang secara teoritis ...
-
Code CallNo Lokasi Ketersediaan 19012026S4185 S4185 Jev k Perpustakaan Fakultas Psikologi UNPAD (Skripsi) Tersedia -
Perpustakaan Fakultas PsikologiJudul Seri -No. Panggil S4185 Jev kPenerbit Fakultas Psikologi UNPAD : Jatinangor., 2026 Deskripsi Fisik xv,; 29 x 21 cm , 128 hlm,Bahasa IndonesiaISBN/ISSN 190110220068Klasifikasi S4185 Jev kTipe Isi -Tipe Media -Tipe Pembawa -Edisi -Subyek Info Detil Spesifik [SKRIPSI]Pernyataan Tanggungjawab Jevlyn Anjanette Wijaya -
Pembagian tugas pengasuhan antara kedua orang tua merupakan indikator penting
keterlibatan ayah dalam keluarga, yang secara teoritis berhubungan dengan sikap ayah
terhadap peran gender dan persepsi dirinya sebagai orang tua. Penelitian ini bertujuan
untuk menguji hubungan antara kedua variabel tersebut dengan pembagian tugas
pengasuhan anak usia 2–5 tahun. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif
dengan melibatkan 126 partisipan, yaitu ayah yang memiliki anak sulung berusia 2-5
tahun, memiliki pekerjaan, serta tinggal bersama anak dan pasangan. Usia partisipan
berkisar antara 24-48 tahun (M = 31,63, SD = 3,68) dengan usia pernikahan antara
1-12 tahun (M = 4,92, SD = 1,87). Sikap terhadap peran gender diukur menggunakan
Gender Attitude Toward Marital Roles (GATMR), persepsi diri ayah diukur
menggunakan Self-Perception of Parenting Role (SPPR-Bahasa Indonesia), dan
pembagian tugas pengasuhan diukur menggunakan alat ukur Parental Task Sharing.
Analisis data dilakukan menggunakan uji regresi linear berganda. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa sikap terhadap peran gender dan persepsi diri ayah secara
simultan tidak menunjukkan hubungan yang signifikan dengan pembagian tugas
pengasuhan (F = 2,266, p = 0,108, R² = 0,036). Namun, secara parsial, persepsi diri
ayah menunjukkan hubungan signifikan yang negatif dan kekuatan hubungan yang
lemah terhadap pembagian tugas pengasuhan (β = -0,182, t = -2,051, p = 0,042),
sedangkan sikap peran gender tidak menunjukkan hubungan yang signifikan (β =
0,039, t = 0,438, p = 0,662). Temuan ini menunjukkan adanya attitude-behavior gap,
di mana persepsi diri ayah sebagai orang tua yang kompeten lebih menentukan keterlibatannya dalam pengasuhan dibandingkan sikap egaliter semata. Dengan
demikian, penting untuk memperkuat parenting competence ayah guna mendorong
keterlibatannya dalam pengasuhan.
-
Tidak tersedia versi lain
-
Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.
//






