Detail Cantuman

No image available for this title

Skripsi  

[SKRIPSI] PERAN SELF-COMPASSION TERHADAP PENYESUAIAN AKADEMIK PADA MAHASISWA BARU UNIVERSITAS PADJADJARAN ANGKATAN 2025


Masa transisi dari sekolah menengah ke lingkungan perguruan tinggi
menuntut mahasiswa baru untuk melakukan penyesuaian akademik untuk

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    19012026S4186S4186 Ron pPerpustakaan Fakultas Psikologi UNPAD (Skripsi)Tersedia
  • Perpustakaan
    Fakultas Psikologi
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    S4186 Ron p
    Penerbit Fakultas Psikologi UNPAD : Jatinangor.,
    Deskripsi Fisik
    xii.; 29x21 cm 75 hlm
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    190110220040
    Klasifikasi
    S4186 Ron p
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    Info Detil Spesifik
    [SKRIPSI]
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Masa transisi dari sekolah menengah ke lingkungan perguruan tinggi
    menuntut mahasiswa baru untuk melakukan penyesuaian akademik untuk
    menghadapi berbagai tantangan sosial, psikologis, dan sistem pembelajaran yang
    baru. Kesulitan dalam proses adaptasi dapat menghasilkan dampak psikologis,
    sehingga faktor internal seperti self-compassion (welas asih diri) diduga menjadi
    hal yang penting dalam menghadapi masalah tersebut. Penelitian ini bertujuan
    untuk mengetahui peran self-compassion terhadap penyesuaian akademik pada
    mahasiswa baru Universitas Padjadjaran Angkatan 2025. Penelitian ini
    menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Partisipan pada
    penelitian ini berjumlah 200 mahasiswa baru (n = 200) dari berbagai klaster fakultas
    yang dipilih menggunakan metode cluster random sampling. Pengumpulan data
    dilakukan secara daring dengan menggunakan Skala Welas Asih Diri (SWD) yang
    diadaptasi dari teori Neff (2003) dan Academic Adjustment Scale (AAS) yang
    diadaptasi dari teori Anderson (2016). Analisis data utama dilakukan dengan uji
    regresi linear sederhana, dilengkapi dengan uji beda Mann-Whitney dan KruskalWallis untuk melihat perbedaan demografis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa
    terdapat peran positif yang signifikan dari self-compassion terhadap penyesuaian
    akademik, di mana self-compassion memberikan partisipasi sebesar 23,7%
    terhadap kemampuan penyesuaian akademik. Secara deskriptif, mayoritas
    mahasiswa baru cenderung memiliki tingkat self-compassion dan penyesuaian
    akademik pada kategori sedang hingga tinggi. Pengujian lebih lanjut menunjukkan
    tidak terdapat perbedaan yang signifikan pada tingkat self-compassion dan
    penyesuaian akademik berdasarkan jenis kelamin. Berdasarkan etnis, partisipan
    menunjukkan tingkat self-compassion yang tidak berbeda, sedangkan pada tingkat
    penyesuaian akademik menunjukkan terdapat perbedaan antara etnis Sunda dengan
    etnis Jawa dan Batak. Dapat disimpulkan bahwa self-compassion merupakan
    prediktor yang signifikan terhadap penyesuaian akademik. Semakin tinggi tingkat
    self-compassion yang dimiliki mahasiswa baru, maka akan semakin tinggi pula
    kemampuan penyesuaian akademiknya di perguruan tinggi.
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi