
Text
[SKRIPSI] Hubungan Parental Acceptance-Rejection dengan Fear of Intimacy yang Dimediasi oleh Psychological Adjustment pada Individu Dewasa Awal di Indonesia: Sebuah Studi Replikasi
Mempertimbangkan dampak negatif fear of intimacy terhadap
pembentukan hubungan interpersonal yang dekat, penelitian ini bertujuan
untuk ...
-
Code CallNo Lokasi Ketersediaan 19012026S4193 S4193 All h Perpustakaan Fakultas Psikologi UNPAD (Skripsi) Tersedia -
Perpustakaan Fakultas PsikologiJudul Seri -No. Panggil S4193 All hPenerbit Fakultas Psikologi UNPAD : Jatinangor., 2026 Deskripsi Fisik xv,; 21 x 29,5 cm 203 hlmBahasa IndonesiaISBN/ISSN 190110220176Klasifikasi S4193 All hTipe Isi -Tipe Media -Tipe Pembawa -Edisi -Subyek Info Detil Spesifik [SKRIPSI]Pernyataan Tanggungjawab Alliefah Qolbi Nurjannah -
Mempertimbangkan dampak negatif fear of intimacy terhadap
pembentukan hubungan interpersonal yang dekat, penelitian ini bertujuan
untuk mengkaji hubungan antara parental acceptance-rejection dan fear of
intimacy, serta peran mediasi psychological adjustment dalam hubungan
tersebut, berdasarkan Interpersonal Acceptance-Rejection Theory
(IPARTheory). Secara khusus, penelitian ini bertujuan untuk mereplikasi
studi Rohner et al. (2019) pada individu dewasa awal di Indonesia.
Penelitian ini menggunakan desain korelasional cross sectional. Melalui
teknik convenience sampling, sebanyak 206 dewasa awal (usia: M = 22.4;
SD = 2.9; 83% perempuan) berpartisipasi dalam penelitian ini.
Pengumpulan data dilakukan menggunakan Adult Parental AcceptanceRejection Questionnaire (PARQ), Adult Personality Assessment
Questionnaire (PAQ), dan Fear of Intimacy Scale (FIS). Hasil penelitian
menunjukkan bahwa parental acceptance-rejection (baik dari ayah maupun
ibu) berkorelasi positif dengan fear of intimacy. Selain itu, psychological
adjustment memediasi secara penuh hubungan antara parental
acceptance-rejection ayah dan fear of intimacy, serta memediasi secara
parsial hubungan antara parental acceptance-rejection ibu dan fear of
intimacy. Secara keseluruhan, temuan ini berhasil mereplikasi hasil studi
Rohner et al. (2019) dengan menegaskan peran kehangatan dan
penerimaan orang tua dalam mendukung perkembangan psikologis serta
kapasitas individu untuk membangun hubungan intim di masa dewasa.
Lebih lanjut, penelitian ini memperluas relevansi IPARTheory dalam
konteks masyarakat Indonesia.
-
Tidak tersedia versi lain
-
Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.
//






