
Skripsi
[SKRIPSI] Hubungan Loneliness dan Escapism pada Pemain Game Otome Usia Dewasa Awal
Individu dewasa awal rentan mengalami loneliness. Loneliness menjadi
pengalaman yang tidak diinginkan sehingga individu berupaya untuk ...
-
Code CallNo Lokasi Ketersediaan 19012026S4195 S4195 Fai h Perpustakaan Fakultas Psikologi UNPAD (Skripsi) Tersedia -
Perpustakaan Fakultas PsikologiJudul Seri -No. Panggil S4195 Fai hPenerbit Fakultas Psikologi UNPAD : Jatinangor., 2026 Deskripsi Fisik xv,; 21 x 29,5 cm 153 hlmBahasa IndonesiaISBN/ISSN 190110220060Klasifikasi S4195 Fai hTipe Isi -Tipe Media -Tipe Pembawa -Edisi -Subyek Info Detil Spesifik [SKRIPSI]Pernyataan Tanggungjawab Faisya Adinda Damayanti -
Individu dewasa awal rentan mengalami loneliness. Loneliness menjadi
pengalaman yang tidak diinginkan sehingga individu berupaya untuk melakukan
coping. Salah satu bentuk dari coping dari loneliness adalah dengan escapism,
termasuk dengan game. Escapism, dalam konsep dualistik, yaitu self-suppression dan
self-expansion dapat bersifat adaptif maupun maladaptif. Sementara itu, same otome
dinilai sebagai sarana untuk coping dari loneliness. Namun, belum ada penelitian yang
meneliti hubungan loneliness dengan escapism pada konteks game ini, terlebih dengan
konsep dualistik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara loneliness
dan escapism pada pemain game otome usia dewasa awal. Penelitian ini menggunakan
desain penelitian kuantitatif noneksperimental korelasional. Pengambilan data
dilakukan menggunakan kuesioner yang diisi oleh 189 partisipan yang diperoleh
melalui convenience sampling. Pengukuran dilakukan menggunakan alat ukur Social
and Emotional Loneliness Scale for Adults – Short Version (SELSA-S) dan Escapism
Scale. Hasil menunjukkan terdapat korelasi positif antara social loneliness (r=0,148,
p=0,042), emotional-family loneliness (r=0,178, p=0,014) dan emotional romantic
loneliness (r=0,198, p=0,006) dengan self-suppression. Sementara itu, ditemukan
hubungan negatif antara social loneliness dengan escapism self-expansion (r=-0,189,
p=0,009). Namun, tidak ditemukan hubungan yang signifikan antara emotional-family
loneliness (r=-0,138, p=0,059), dan emotional-romantic loneliness (r=-0,088, p=0,231)
dengan escapism self-expansion. Hasil ini mengindikasikan bahwa escapism, yaitu
self-expansion dan self-suppression pada pemain game otome usia dewasa awal
merupakan konstruk dualitstic yang memiliki mekanisme hubungan yang berbeda
dengan loneliness.
-
Tidak tersedia versi lain
-
Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.
//






