
Skripsi
[SKRIPSI] Hubungan antara Kualitas Tidur dengan Regulasi Emosi pada Mahasiswa
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana hubungan antara kualitas
tidur dengan regulasi emosi pada mahasiswa. Kualitas tidur ...
-
Code CallNo Lokasi Ketersediaan 19012026S4160 S4160 Saf h Perpustakaan Fakultas Psikologi UNPAD (Skripsi) Tersedia -
Perpustakaan Fakultas PsikologiJudul Seri -No. Panggil S4160 Saf hPenerbit Fakultas Psikologi UNPAD : Jatinangor., 2026 Deskripsi Fisik xiii,; 21 x 29,5 cm 155 hlmBahasa EnglishISBN/ISSN 190110220128Klasifikasi S4160 Saf hTipe Isi -Tipe Media -Tipe Pembawa -Edisi -Subyek Info Detil Spesifik [SKRIPSI]Pernyataan Tanggungjawab Safira Azzahra Putri -
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana hubungan antara kualitas
tidur dengan regulasi emosi pada mahasiswa. Kualitas tidur merupakan salah satu
aspek penting dalam menjaga kondisi emosional individu, sementara itu regulasi
emosi berperan dalam mengelola kemampuan individu dalam respons emosional
yang muncul dalam kehidupan sehari-hari. Strategi regulasi emosi yang diteliti
dalam penelitian ini meliputi cognitive reappraisal dan expressive suppression.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional.
Partisipan terdiri dari 115 mahasiswa aktif usia 18–25 tahun dari perguruan tinggi
Jakarta dan Jawa Barat yang diperoleh melalui teknik convenience sampling. Data
dikumpulkan secara daring dan luring menggunakan Pittsburgh Sleep Quality
Index (PSQI) dan Emotion Regulation Questionnaire (ERQ) versi bahasa
Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan negatif yang
signifikan antara kualitas tidur dengan strategi regulasi emosi cognitive
reappraisal. Hubungan negatif antara kualitas tidur dengan strategi regulasi emosi
cognitive reappraisal menunjukkan bahwa makin tinggi atau besar skor kualitas
tidur pada alat ukur Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI), maka makin buruk
kualitas tidur yang dimiliki individu. Hasil ini menunjukkan bahwa makin buruk
kualitas tidur mahasiswa, maka makin rendah kecenderungan mahasiswa untuk
menggunakan strategi regulasi emosi cognitive reappraisal. Sementara itu, tidak
ditemukan hubungan yang signifikan antara kualitas tidur dan strategi regulasi
emosi expressive suppression. Temuan ini menegaskan pentingnya kualitas tidur
dalam mendukung kemampuan kognitif tingkat tinggi yang berperan dalam
penerapan strategi regulasi emosi yang lebih adaptif.
-
Tidak tersedia versi lain
-
Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.
//






