
Skripsi
[SKRIPSI] Peran Perfectionism terhadap Academic Burnout pada Mahasiswa Penerima Djarum Beasiswa Plus
Academic burnout dapat berdampak buruk pada kesehatan fisik, mental, dan
bahkan performa akademik mahasiswa. Salah satu sifat kepribadian ...
-
Code CallNo Lokasi Ketersediaan 19012026S4151 S4151 Cal p Perpustakaan Fakultas Psikologi UNPAD (Skripsi) Tersedia -
Perpustakaan Fakultas PsikologiJudul Seri -No. Panggil S4151 Cal pPenerbit Fakultas Psikologi UNPAD : Jatinangor., 2026 Deskripsi Fisik x,; 29 x 21 cm , 90 hlm,Bahasa IndonesiaISBN/ISSN 190110220025Klasifikasi S4151 Cal pTipe Isi -Tipe Media -Tipe Pembawa -Edisi -Subyek Info Detil Spesifik [SKRIPSI]Pernyataan Tanggungjawab Calista Trina Winata -
Academic burnout dapat berdampak buruk pada kesehatan fisik, mental, dan
bahkan performa akademik mahasiswa. Salah satu sifat kepribadian (trait) yang
diketahui berkaitan dengan academic burnout adalah perfectionism. Meskipun
demikian, penelitian mengenai peran perfectionism terhadap academic burnout pada
mahasiswa berkemampuan tinggi (high-ability students) masih relatif terbatas.
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran perfectionism terhadap academic burnout
pada penerima beasiswa prestasi Djarum Beasiswa Plus yang termasuk ke dalam
kelompok mahasiswa berkemampuan tinggi.
Penelitian ini merupakan penelitian non-eksperimental kuantitatif pada
mahasiswa aktif angkatan 2022-2023 yang pernah atau sedang menjadi penerima
Djarum Beasiswa Plus dengan jumlah populasi sebesar 1034 orang dan melibatkan
responden sejumlah 177 orang. Teknik sampling yang dilakukan untuk penelitian ini
adalah convenience sampling menggunakan kuesioner online. Pengukuran
perfectionism dilakukan menggunakan Frost Multidimensional Perfectionism Scale
(FMPS), sedangkan academic burnout diukur menggunakan Maslach Burnout
Inventory-Student Survey (MBI-SS). Teknik analisis yang digunakan untuk menguji
hipotesis adalah uji regresi linear sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa
perfectionism memiliki peran positif dan signifikan terhadap academic burnout.
Perfectionism menjelaskan 9.5% variasi academic burnout, yang menunjukkan bahwa
semakin tinggi tingkat perfectionism yang dimiliki mahasiswa, semakin tinggi pula
kecenderungan mereka mengalami academic burnout. Penelitian ini mengindikasikan
bahwa meskipun perfectionism berkontribusi terhadap munculnya academic burnout,
masih terdapat faktor-faktor lain yang berperan dalam menjelaskan academic burnout
pada mahasiswa penerima Djarum Beasiswa Plus.
-
Tidak tersedia versi lain
-
Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.
//






