
Skripsi
[SKRIPSI] HUBUNGAN SOCIAL COMPARISON DI INSTAGRAM DENGAN SELF-ESTEEM PADA GENERASI Z DI JAKARTA
Tingginya penetrasi internet menjadikan Generasi Z di Jakarta aktif
menggunakan media sosial seperti Instagram, sehingga rentan memicu ...
-
Code CallNo Lokasi Ketersediaan 19012026S4153 S4153 Elp h Perpustakaan Fakultas Psikologi UNPAD (Skripsi) Tersedia -
Perpustakaan Fakultas PsikologiJudul Seri -No. Panggil S4153 Elp hPenerbit Fakultas Psikologi UNPAD : Jatinangor., 2026 Deskripsi Fisik xiv.; 29x21 cm145 hlmBahasa IndonesiaISBN/ISSN 190110220036Klasifikasi S4153 Elp hTipe Isi -Tipe Media -Tipe Pembawa -Edisi -Subyek Info Detil Spesifik [SKRIPSI]Pernyataan Tanggungjawab Elvandira Intan Maheswari -
Tingginya penetrasi internet menjadikan Generasi Z di Jakarta aktif
menggunakan media sosial seperti Instagram, sehingga rentan memicu perilaku
social comparison akibat paparan kurasi konten ideal yang berpotensi
memengaruhi self-esteem. Penelitian ini bertujuan untuk menguji hubungan antara
tiga jenis social comparison (upward, downward, horizontal) di Instagram dengan
self-esteem pada Gen Z di Jakarta, sekaligus meninjau perbedaan self-esteem
berdasarkan karakteristik demografis. Pendekatan kuantitatif dengan rancangan
non-eksperimental korelasional diterapkan dalam penelitian ini. Menggunakan
teknik quota sampling, diperoleh partisipan sebanyak 249 orang Gen Z yang
berdomisili di Jakarta. Prosedur pengambilan data dilakukan secara daring
melalui penyebaran kuesioner Google Forms melalui media sosial. Alat ukur
yang digunakan meliputi Instagram Social Comparison Scale (ISCS) dan
Rosenberg Self-Esteem Scale (RSES) hasil adaptasi Bahasa Indonesia. Teknik
analisis data menggunakan uji korelasi Pearson & Spearman’s rho serta uji beda
Mann-Whitney Test. Hasil analisis korelasi menunjukkan tidak terdapat hubungan
yang signifikan antara ketiga jenis social comparison dengan self-esteem, yaitu
pada upward comparison (r = -0.119, p = 0.061), downward comparison (r =
-0.018, p = 0.779), dan horizontal comparison (r = 0.000, p = 0.999). Hasil uji
beda menunjukkan tidak terdapat perbedaan self-esteem yang signifikan
berdasarkan gender (U = 5885.5, p = 0,071). Namun, perbedaan self-esteem yang
signifikan secara statistik ditemukan berdasarkan tahap perkembangan usia (U =
6534.5, p = 0.032), pada kelompok dewasa awal memiliki skor lebih tinggi
dibanding remaja, serta berdasarkan tingkat pendidikan (U = 6193, p = 0.013),
pada kelompok perguruan tinggi memiliki skor lebih tinggi dibanding sekolah
menengah. Penelitian ini menyimpulkan bahwa ketiga jenis social comparison di
Instagram tidak menunjukkan hubungan yang signifikan dengan self-esteem pada
Generasi Z di Jakarta, sementara self-esteem menunjukkan perbedaan berdasarkan tahap perkembangan dan tingkat pendidikan. -
Tidak tersedia versi lain
-
Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.
//






