
Tesis
[TESIS] RANCANGAN INTERVENSI BENEFIT-FINDING UNTUK MENURUNKAN BEBAN PERAWATAN DAN MENINGKATKAN KUALITAS HIDUP PADA FAMILY CAREGIVER ORANG DENGAN DEMENSIA (ODD)
Populasi lansia yang terus meningkat di Indonesia beriringan dengan melonjaknya
prevalensi demensia, yang menimbulkan beban signifikan bagi ...
-
Code CallNo Lokasi Ketersediaan 19042025T1015 T1015 Feb r Perpustakaan Fakultas Psikologi UNPAD (Rak Tesis) Tersedia -
Perpustakaan Fakultas PsikologiJudul Seri -No. Panggil T1015 Feb rPenerbit Fakultas Psikologi UNPAD : Jatinangor., 2025 Deskripsi Fisik xvi, 203 hlm,; 30 cmBahasa EnglishISBN/ISSN 190420210013Klasifikasi T1015 Feb rTipe Isi -Tipe Media -Tipe Pembawa -Edisi -Subyek Info Detil Spesifik [TESIS]Pernyataan Tanggungjawab Febby Rosa Annisafitrie -
Populasi lansia yang terus meningkat di Indonesia beriringan dengan melonjaknya
prevalensi demensia, yang menimbulkan beban signifikan bagi keluarga sebagai
family caregiver orang dengan demensia (ODD). Family caregiver menghadapi
stres kronis, beban perawatan tinggi, serta penurunan kualitas hidup secara fisik,
emosional, dan sosial. Intervensi psikologis yang adaptif dibutuhkan untuk
mendukung ketahanan psikologis mereka. Penelitian ini mengadaptasi intervensi
benefit-finding berbasis psikoedukasi keluarga dengan metode menulis reflektif,
yaitu intervensi yang menekankan pada upaya menemukan makna positif dari
pengalaman perawatan melalui positive cognitive reappraisal dan journaling.
Psikoedukasi dirancang untuk meningkatkan pemahaman family caregiver terhadap
demensia dan perilaku-perilaku khas ODD (seperti delusi, agresivitas, dan perilaku
berulang), strategi komunikasi yang efektif, dampak psikologis caregiving,
pentingnya koping adaptif, serta pengenalan konsep benefit-finding sebagai cara
memaknai ulang pengalaman caregiving secara positif.
Proses adaptasi mengikuti pendekatan ADAP-ITT Framework (Wingood &
DiClemente). Pada tahap topical experts (feasibility), tiga pakar (dokter neurolog,
psikolog komunitas, dan ahli budaya) menilai intervensi dari aspek kelayakan,
kesesuaian budaya, dan acceptability (berdasarkan kerangka Sekhon et al., 2017).
Ketiganya menyatakan intervensi ini layak dan dapat diterima.
Tahap testing (pilot study) melibatkan 11 family caregiver melalui intervensi
selama satu minggu. Evaluasi mixed-method menunjukkan intervensi ini diterima
dengan baik, dinilai layak dilanjutkan, serta berpotensi mengurangi beban
perawatan dan meningkatkan kualitas hidup family caregiver. Hasil dari tahap
preliminary study ini menunjukkan bahwa intervensi benefit-finding yang telah
diadaptasi secara budaya dan empiris dapat diterima dan layak untuk dikembangkan
lebih lanjut dalam studi lanjutan, yakni studi efektivitas berskala lebih besar.
-
Tidak tersedia versi lain
-
Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.
//






