Detail Cantuman

No image available for this title

Tesis  

[TESIS] Peran Gaya Pengasuhan Orang Tua terhadap Cognitive Autonomy pada Remaja


Autonomy merupakan salah satu tugas perkembangan yang penting dicapai pada
usia remaja, namun penelitiannya sering kali lebih berfokus pada ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    19042026T1017T1017 Suh pPerpustakaan Fakultas Psikologi UNPAD (Rak Tesis)Tersedia
  • Perpustakaan
    Fakultas Psikologi
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    T1017 Suh p
    Penerbit Fakultas Psikologi UNPAD : Jatinangor.,
    Deskripsi Fisik
    xii, 57 hlm,; 30 cm
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    190120220503
    Klasifikasi
    T1017 Suh p
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    Info Detil Spesifik
    [TESIS]
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Autonomy merupakan salah satu tugas perkembangan yang penting dicapai pada
    usia remaja, namun penelitiannya sering kali lebih berfokus pada aspek perilaku
    dan emosional, sedangkan aspek kognitif yang sama pentingnya masih kurang
    mendapatkan perhatian. Penelitian ini bertujuan untuk menguji peran gaya
    pengasuhan orang tua sebagai faktor signifikan dalam perkembangan remaja
    terhadap cognitive autonomy. Penelitian ini dilakukan menggunakan pendekatan
    kuantitatif, dengan melibatkan 308 remaja sebagai partisipan (58,1% perempuan,
    41,9% laki-laki). Alat ukur yang digunakan dalam penelitian ini adalah Cognitive
    Autonomy and Self-Evaluation (CASE©) Inventory untuk mengukur cognitive
    autonomy pada remaja dan Parent as Social Context Questionnaire (PSCQ) –
    Adolescent untuk mengukur pengasuhan yang diterapkan orang tua terhadap
    remaja. Analisis data dilakukan menggunakan regresi berganda. Hasil penelitian
    menunjukkan bahwa supportive parenting berhubungan positif dengan cognitive
    autonomy. Temuan ini mengindikasikan bahwa hubungan orang tua dan remaja
    yang hangat, pemberian aturan yang jelas, dan dukungan untuk remaja menjadi
    mandiri dalam keluarga berkontribusi positif terhadap perkembangan remaja untuk
    berpikir mandiri. Penelitian ini memberikan implikasi penting untuk praktik
    pengasuhan dalam mendukung perkembangan kognitif remaja, khususnya dalam
    konteks budaya di Indonesia.
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi