
Text
3508-Kombinasi Desain Berbasis Struktur dan Ligan Dalam Modifikasi Kalkon Sebagai Senyawa Antikanker Payudara (Hasna Nur Syahidah; Muchtaridi, M.Si., Ph.D; Muhammad Yusuf, Ph.D)
Kanker payudara adalah penyebab kematian terbanyak yang disebabkan oleh kanker pada perempuan. Total kanker payudara adalah 23% dan kematian karena ...
-
Code CallNo Lokasi Ketersediaan FFUP20170094 3508 Tersedia -
Perpustakaan Fakultas FarmasiJudul Seri -No. Panggil 3508Penerbit Fakultas Farmasi Universitas Padjadjaran : Jatinangor., 2017 Deskripsi Fisik -Bahasa IndonesiaISBN/ISSN -Klasifikasi 3508Tipe Isi -Tipe Media -Tipe Pembawa -Edisi -Subyek -Info Detil Spesifik -Pernyataan Tanggungjawab - -
Kanker payudara adalah penyebab kematian terbanyak yang disebabkan oleh kanker pada perempuan. Total kanker payudara adalah 23% dan kematian karena kanker adalah 14%. Tamoxifen adalah obat yang paling sering digunakan sebagai pengobatan tambahan antiestrogen, tetapi tamoxifen memiliki efek samping yang serius seperti kanker rahim. 2’, 4’-dihidroksi-6-metoksi-3,5-dimetilkalkon dari daun Eugenia aquea diketahui memiliki aktivitas sebagai penghambat proliferasi sel MCF-7, sel kanker payudara manusia dengan IC50 adalah 74,5 μg/mL (250 μM). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui interaksi antara turunan kalkon baru dengan reseptor estrogen α, menggunakan desain molekul berbasis struktur dan ligan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa energi ikatan terbaik modifikasi kalkon (HNS10) adalah -12,33 kkal/mol yang dibandingkan dengan tamoxifen (-11,04 kkal/mol) dengan fit farmakofor terhadap tamoxifen adalah 66,50%. HNS10 membentuk ikatan hidrogen dengan Arg395, Glu353, Leu346. Interaksi hidrofobik dibentuk antara HNS10 dengan residu Met421, Leu525, Thr347, Ala350, Leu387, Leu349, Met388, dan Leu391. Hasil ini menunjukkan bahwa HNS10 dapat menjadi inhibitor reseptor estrogen α dan antikanker payudara yang potensial.
Kata kunci: Kalkon, antikanker payudara, berbasis struktur, berbasis ligan, modifikasi
-
Tidak tersedia versi lain
-
Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.
//






