Detail Cantuman

No image available for this title

Skripsi  

[SKRIPSI] HUBUNGAN ANTARA PARENTAL ACCEPTANCE–REJECTION DENGAN ROMANTIC BELIEFS PADA INDIVIDU DEWASA AWAL


Fenomena penundaan pernikahan dan maraknya tren hubungan tanpa komitmen
(casual relationship) di kalangan dewasa awal mengindikasikan adanya ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    19012026S4137S4137 Fat hPerpustakaan Fakultas Psikologi UNPAD (Rak Skripsi)Tersedia
  • Perpustakaan
    Fakultas Psikologi
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    S4137 Fat h
    Penerbit Fakultas Psikologi UNPAD : Jatinangor.,
    Deskripsi Fisik
    xiv,; 153 hlm, 30cm
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    190110210062
    Klasifikasi
    S4137 Fat h
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    Info Detil Spesifik
    [SKRIPSI]
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Fenomena penundaan pernikahan dan maraknya tren hubungan tanpa komitmen
    (casual relationship) di kalangan dewasa awal mengindikasikan adanya
    pergeseran pandangan terhadap hubungan romantis. Meskipun pengasuhan orang
    tua diketahui dapat membentuk internal working model terkait keintiman,
    penelitian secara spesifik menguji dampak kualitas emosional pengasuhan
    terhadap pembentukan keyakinan romantis di Indonesia masih terbatas. Penelitian
    ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara persepsi pengasuhan orang tua
    (parental acceptance—rejection) terhadap pembentukan keyakinan romantis
    (romantic beliefs) pada individu dewasa awal. Penelitian ini menggunakan
    pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. partisipan dipilih melalui
    teknik convenience sampling dan diukur menggunakan dua alat ukur, yaitu Adult
    Parental Acceptance—Rejection Questionnaire dan Romantic Beliefs Scale yang
    telah diadaptasi ke dalam Bahasa Indonesia. Kuesioner penelitian disebar melalui
    daring dan didapatkan 180 responden dewasa awal (M = 21.8; SD = 1.42). Data
    dianalisis menggunakan uji korelasi Spearman's Rho. Berdasarkan hasil analisis,
    ditemukan bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan antara kedua variabel,
    sehingga hipotesis penelitian ditolak. Temuan ini mengindikasikan bahwa persepsi
    penerimaan atau penolakan orang tua di masa kanak-kanak bukan prediktor
    tunggal bagi keyakinan romantis saat dewasa. Hal ini kemungkinan disebabkan
    oleh karakteristik dewasa awal yang memiliki preferensi otonomi kuat untuk
    melepaskan diri dari dependensi nilai orang tua, serta adanya pengaruh faktor
    eksternal lain yang lebih dominan dalam membentuk pandangan mereka tentang
    cinta.
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi